Laman

April 29, 2012

Alur Chapter Bleach 490

Bleach 490 March of the StarCross 2
===========================

Dendam panjang selama 1000 tahun! Quincy yang tidak dibunuh Genryuusai, sekarang menyerbu Soul Society!!

Di markas Vandenreich. Terdengar suara salah satu anggota Vandenreich memberikan suatu pengumuman. "Perintah dari Yang Mulia kepada Stern Ritter. Salah satu dari 5 "Potensi Khusus dalam Perang", Kurosaki Ichigo, saat ini sedang bertarung melawan tentara kita. Seluruh Stern Ritter diperintahkan untuk bersiap-siap dan berkumpul di Gerbang Matahari."

Para Stern Ritter-pun berkumpul, mereka mengenakan seragam khusus yang belum pernah terlihat sebelumnya. Berbeda dengan yang lain, bahkan dengan Kierge Opie sekalipun yang sedang melawan Ichigo saat ini.

"Vandenreich akan menyerbu Soul Soicety." Lanjut suara yang masih sama seperti sebelumnya.

Keadaan kembali ke Hueco Mundo. Pertarungan Ichigo dan para Quincy masih berlangsung di sana. Panah-panah yang diluncurkan oleh para Quincy itu berhasil mengenai Ichigo dengan tepatnya.

"Semuanya kena tepat sasaran." Ucap Opie dengan senyum khasnya. "Ada apa?! Kau seharusnya tak selemah ini!" Ejeknya.

Dari kepulan asap karena panah-panah yang mengenai Ichigo terlihat sesuatu yang jatuh. Pedang besar itu kemudian menancap dengan tepat di padang pasir, tak jauh dari hadapan Opie.

"Zanpakutou...?" Ucap Opie pelan.

"Aneh." Terdengar ucapan dari balik asap di dekat zanpakutou milik Ichigo itu menancap. Ichigo berhasil menahan panah yang diarahkan padanya dengan tangan kanannya. Nell, masih terlihat berada ditangan kiri Ichigo.

"Kata Ishida... Quincy cuma menggunakan busur." Imbuh Ichigo.

Tanpa melanjutkan ucapannya, Ichigo langsung melempar anak panah reishi yang masih ada di genggaman tangan kanannya itu. Opie yang tak sempat bergerak hanya tersentak, kaget, hanya bisa melihat anak panah itu melesat cepat tepat kearah dirinya. Dan ledakanpun terjadi, terdengar begitu keras saat panah itu mengenai kapten Iacto Arme itu. Pasir-pasirpun berterbangan karena ledakan itu.

"Kurosaki-kun!" Teriak Orihime yang berlari ke arah Ichigo.

"Inoue! Jaga Nel baik-baik!!" Balas Ichigo sambil melempar Nell ke arah Orihime.

Tiba-tiba beberapa anak panah kembali melesat kearah mereka. Ichigo langsung mengambil zanpakutonya yang tertancap di dekatnya, menebas anak panah - anak panah itu.

"Sudah kuduga." Terdengar suara Opie dari balik kepulan asap dan pasir yang mulai memudar. Topi anehnya sudah tidak ada lagi di kepalanya, terlempar entah kemana saat mendapat serangan balik dari Ichigo tadi. Keningnya juga terlihat mengeluarkan cairan merah yang mengalir turun ke arah matanya, namun Opie cepat-cepat mengusap dengan tangannya.

"Masih ada yang bisa menghindari, menahan, dan melempar kembali Heilig Pfeil* dengan tangan kosong... Kau akan sadar masih betapa cacatnya teknikmu..." Ucap Opie santai.
*) Heilig Pfeil = Holy Arrow/ Panah suci

"Panah Quincy punya nama sesusah itu ya?" Tanya Ichigo dengan wajah tidak menyakinkan. "Jangan khawatir, panahmu masih lebih kuat daripada punya Ishida. Walaupun sudah lama sejak terakhir kali bertarung dengannya."

""Ishida"?" Tanya balik Opie, melupakan pertanyaan tidak penting Ichigo.

"Apa maksudmu... "Ishida Uryuu"?" Ucap Opie kembali. Tangan kirinya dia letakkan dibelakang telinga kirinya, seolah ingin mendengar lebih jelas nama yang baru saja disebutkan Ichigo itu.

"Jadi kau juga tahu tentang dia. Sebenarnya siapa kalian?" Tanya balik Ichigo.

"Heilig Pfeil milik Ishida lebih lemah daripada milikku? Aneh." Pertanyaan kembali Opie lontarkan. Namun kali ini wajahnya terlihat serius. Tatapan matanya terlihat begitu tajam dari balik kacamata yang sedang dia benarkan. "Itu mustahil"

"Apa maksudmu?" Ucap shinigami pengganti itu dengan wajah yang juga mulai serius.

"Uups. Bicara itu perak. Diam itu emas. Maafkan aku, aku bicara terlalu banyak." Ucap Opie. "Kelihatannya... Setelah pertarungan ini aku punya semakin banyak hal yang bisa kulaporkan pada Yang Mulia."

"Siapa "Yang Mulia" yang dari tadi kau bicarakan?" Tanya Ichigo Kembali.

"Tidak ada gunanya kujawab. Buat apa kau tahu?" Jawab anggota Vandenreich ini sembari menyarungkan kembali pedangnya. Tangannya menyentuh telinganya yang sepertinya terdapat alan yang terhubung dengan markasnya. "Aku cuma diperintahkan Yang Mulia... Untuk mengalahkanmu"

"Dengan kata lain, kau akan mati di sini. Kau tidak perlu tahu tentang kami." Lanjut Opie. "Baiklah. Sudah saatnya untuk menunjukkannya..."

"Aku yakin paling tidak kau sudah pernah dengar tentang kekuatan ini." Imbuh Opie sambil melepaskan sarung tangan kanannya. ""Quincy: Letzt Stil"*"
*) Quincy: Letzt Stil = Quincy: Final Form/Quincy: Wujud Akhir. Teknik yang digunakan Uryuu saat melawan Mayuri di Soul Society.

Sarung tangan kanannya terlepas. Terlihat sarung tangan lain ditangan kanan Quincy itu. Dibagian punggung sarung tangan itu terlihat sesuatu yang mirip Quincy Cross. Benda yang terlihat sama dengan benda yang melekat di seragam Stern Ritter. Benda kecil itu berpendar, perlahan tapi pasti cahaya yang berasal dari benda itu semakin terang. Dan, Iya, cahaya menjulang tinggi sekarang tercipta di hadapan Ichigo. Mata Ichigo hanya bisa membelalak ketika melihat sosok baru yang ada di depannya kini.

Seorang Kiergei Opie kini terlihat begitu berbeda, penampilannya sangat berbeda dari sebelumnya. Sekarang kapten Iacto Arme ini mempunyai sayap. Sesuatu berbentuk lingkaran dan juga Quincy Cross yang sepertinya terbuat dari reishi juga terlihat di atas kepalanya. Keningnya juga sudah tidak terlihat terluka lagi.

"Biar kuberitahukan padamu nama sebenarnya dari wujud ini." Ucapnya pelan memecah keheningan. ""Quincy: Vollstandig".*"
*) Quincy: Vollstanding = Quincy: Complete Holy Form/Quincy: Wujud Suci Sepenuhnya

Sesaat setelah itu, ledakan besar lagi-lagi terjadi. Pertarungan kembali dilanjutnya.

Ditempat yang tidak jauh dari pertarungan shinigami pengganti dengan Quincy ini, tampak Pesche dan Urahara yang sedang menggendong sesuatu berusaha lari ke arah pertarungan Ichigo.

"Cepat! Ayo cepat!! Mereka sudah bertarung habis-habisan!!" Teriak Pesche ke Urahara yang berada tidak jauh di belakangnya.

"Apa maksudmu? "Saat Kurosaki Ichigo mengalihkan perhatian musuh, kita akan selamatkan Dondochakka!" Bukannya itu tadi usulmu?!" Ucap Urahara.

"Iya, itu usulku tapi aku tak menduga ternyata bakal lama sekali...!" Balas Pesche mencari alasan. "Ini semua salahmu karena kau berat dan sembunyi di dalam pasir!" Kakinya langsung menendang Dondochakka yang digendong oleh Urahara.

"Uwaah!" Teriak Urahara yang kehilangan keseimbangan. Tapi, sesaat mantan Juunibantai Taichou ini menyadari sesuatu dari arah pertarungan Ichigo.

Situasi kembali ke Seireite. Terlihat para shinigami sibuk dengan tugas mereka, mempersiapkan diri mereka untuk peperangan, seperti yang diperintah oleh Soutaichou. Namun, mereka tidak menyadari sesuatu telah mengintip di atas mereka. Iya, Vandenreich telah mencapai pusat Soul Society, Seireite.

Waktu terus berjalan, kehancuran terus mendekat...
===========================
BERSAMBUNG >>> 491
===========================

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan komentar disini, dan gunakan bahasa yang baik dan benar, dan juga saya beritahukan blog ini DOFOLLOW.