Notifikasi :

1. Blog ini adalah tempat saya menshare apa saja yang saya sukai kepada anda semua, mohon maaf jika konten-konten didalamnya ada yang tidak sesuai atau ada yang nyeleneh dan tidak enak untuk di baca.

2. konten-konten ini ada hasil dari kreatifitas saya tapi lebih banyak hasil copasnya sih hehe, tapi ada alamat sumbernmya kok.

3. oh nya jangan lufa follownya

Laman

Alur Chapter fairy tail 329 versi teks



gerbang eclips pun terbuka dan nagapun datang dari zaman 400 tahun yang lalu dua penyihir bintang lucy dan yukino berhasil menutup gerbangnya namun 7 naga menerobos masuk,
terlihat rogue sedang mengendalikan seekor naga yang ia tunggangi lalu Dari atas atap, Natsu mentap tajam ke arah naga yang Rogue tunggangi.
"Jadi kau masih hidup ya..." Rogue tak takut, dan kemudian memerintahkan naganya untuk menyerang.
[akankah dragon slayer menjadi harapan umat manusia]
"Bunuh dia!!!"

Naga itupun melesat, menabrak hancur bangunan yang Natsu pijak. Untungnya, Natsu cepat dan mampu menghindarinya. Ia kemudian balas menyerang dengan tinju apinya,

 namun Rogue yang adalah bayangan dengan mudah menghindarinya.



Natsu terjatuh, tapi tak lama ia bangkit kembali. "Lihat ke arah kota." pinta Rogue. Natsu melihat, dan tampak keadaannya begitu kacau, naga-naga mengamuk.

"Tak peduli apapun yang kau lakukan, semuanya sudah terlambat. Ini sudah berakhir." ucap Rogue.
"Apa sebenarnya tujuanmu!?" tanya Natsu geram

Fairy Tail Chapter 329
Tujuh Naga
===============

Di sisi lain, orang-orang juga tengah bertarung melawan naga. Namun kelihatannya, mereka kesulitan. "Mahluk apa mereka itu!? Ini tak ada bedanya dengan Acnologia!!" ucap Elfman. "Tidak, yang ini tidak seburuk itu." ucap Gray.

"Jadi kalian masih hidup setelah menerima seranganku tadi, ya?" ucap naga berlapis api itu. "Apa kalian penyihir?"


"Kami bukan sekedar penyihir." ucap Makarov. Tubuhnya kini sudah lebih besar dari ukuran naga itu.
"Kami adalah rekan yang terhubung ikatan yang disebut keluarga!!" Makarov memukul naga itu. Akan tetapi, "Uughh...." tangannya malah terbakar.

"Serangan master..."
"Tidak mempan!?"
"Mustahil..." ucap macau kaget


"Tak peduli kekuatan apapun yang kalian gunakan, kalian tak akan pernah mampu mengalahkan naga." ucap naga itu. "Selama kalian adalah manusia..." lanjutnya.

"Grooarrr!!!!" Naga di sisi Sabertooth juga mengamuk. "Kuat sekali..." ucap Sting. "Lecter, Frosch, diamlah di belakang." ucap Rogue. "Ya!" dua kucing itupun lari.

"Menurut ingatanku, kalian berdua pernah bilang kalau kalian pernah membunuh naga saat kalian masih kecil, kan?" ucap Rufus.

Sting dan Rogue terdiam. Kemudian, Sting menjelaskan...
"Itu setengah benar." ucapnya.



Saat itu, saat Sting masih kecil, ternyata naganyalah sendiri yang meminta untuk dibunuh.
 "Bunuh aku..." pintanya.
"Mana mungkin!? Untuk apa aku harus melakukannya!?" ucap Sting kecil.

"Seseorang yang menggunakan sihir Dragon Slayer akan menjadi lebih kuat saat bermandikan darah naga."



"Tapi... aku tak mau melakukannya." ucap Sting.
"Ayo, buktikanlah kalau kau telah menguasai sihi Dragon Slayer." ucap naga itu lagi, dan akhirnya Sting pun melakukannya.

"Sial..." ucap Sting saat mengingat-ingat masa-masa itu. Tak jauh berbeda dari Sting, Rogue juga begitu. "Skiadrum sakit. Aku hanya... diminta untuk segera membunuhnya."

"Huh, apapun itu, cepat gunakan sihir Dragon Slayer kalian untuk mengalahkan mereka!!" ucap Orga.
Tapi bagaimanapun, melakukannya pasti sulit.
"Aku tak menyangka kalau naga dengan kekuatan penuh akan jadi sekuat ini." ucap Sting.
"Tapi bagaimanapun, aku tetap ingin melindungi teman-temanku." ucap Rogue.



Kembali ke sisi Natsu, Rogue menjelaskan tujuannya.
"Apa kau masih ingat saat aku mengatakan kalau tujuh tahun dari sekarang, dunia akan dikuasai oleh naga? Tapi, naga-naga itu bukan datang dari gerbang. Yang memimpin mereka adalah Acnologia. Dunia dikuasai oleh Acnologia."

Natsu terkejut, sementara Rogue terus melanjutkannya.
 "Tak ada penyihir ataupun guild untuk melawannya. Orang-orang menghabiskan hari-hari mereka dalam ketakutan. Kemudian, aku mengembangkan suatu sihir untuk mengendalikan naga. Tapi... sihir itu tak bekerja pada Acnologia."



"Hanya naga yang bisa mengalahkan Acnologia. Apa karena itu kau memanggil naga-naga ini?" tanya Natsu lagi. "Tidak hanya itu." sahut Rogue.
"Kalau aku bisa mengalahkan Acnologia, maka aku akan menjadi raja dari para naga."

"Kau..." Natsu semakin kesal.

"Dan dengan itu, aku akan menjadi orang yang menguasai mahluk-mahluk mengerikan itu."

"Dari bau naga yang kucium, seharusnya hanya ada tujuh naga..."
"Tujuh naga sudah cukup untuk menjadikan dunia menjadi milikku!!" ucap Rogue.
"Tidak, kau sedang tidak beruntung!!" ucap Natsu.

Natsu melompat dan kemudian memukul punggung naga itu dari atas dengan tinju apinya. "Groarrrr!!!!!" sang naga berteriak kesakitan. "Apa!?"



"Apa itu!?" orang-orang di bawah bertanya-tanya. "Lihat, asalnya dari atas!!" mereka semua melihat ke udara dan kemudian Natsu berteriak sekeras-kerasnya, "Apa kalian bisa mendengarku!!? SIhir Dragon Slayer mampu mengalahkan naga!!!"

Rogue menutup telinganya kuat-kuat karena suara Natsu begitu keras. Apalagi, jarak mereka tak terlalu jauh.

"Itu suara Natsu!!" ucap Lucy. "Natsu!!"
"Natsu-san..."



"Totalnya ada tujuh Dragon SLayer!!" teriak Natsu lagi.
"Tujuh?" Gajeel bertanya-tanya.

"Dan juga, ada tujuh naga!! Sihir kita diciptakan untuk saat ini!! Dragon SLayer ada untuk bertarung di hari ini!!! Ayo semua maju!! Ayo kita buru para naga itu!!!" teriak Natsu.



Tapi tunggu dulu...
"Tujuh? Apa kau sudah menghitungnya dengan benar?" tanya Rogue. Dan memang, Dragon Slayer hanya Natsu, Gajeel, Wendy, Laxus, Sting, dan Rogue... totalnya hanya ada enam, lalu siapa lagi?


"Aku bisa mendengarnya." ucap Natsu.

Di sisi lain, di tempat Lahar dan Dranbalt, mereka membawa sesuatu. "Haah, haah... aku sudah membawanya." ucap Dranbalt, kelelahan karena terburu-buru.



"Maaf sudah membawamu sampai sejauh ini." ucap Lahar. "Naga-naga menyerang kota."
"Yaah, aku mendengarnya..." ucap orang yang mereka bawa.

"Karena itu, kami terpaksa meminta bantuanmu." ucap Dranbalt.

"Aku bisa mendengar semuanya, Natsu." ucap orang itu. Ternyata ia tak lain adalah Cobra,

Alur chapter naruto 629 versi teks


arena pertempuran rusak seperti telah terjadi bencana yang besar itu disebabkan Badai  disertai petir yang melanda medan pertempuran. jurus tenpen Juubi  telah menciptakan bencana yang luar biasa. Petir menyambar-nyambar, dan ledakkan yang tercipta tak ubahnya seperti ledakan bom atom. Gunung-gunung, buki-bukit, hancur menjadi serpihan kerikil.

"Aku yakin ini sudah cukup untuk membersihkan mereka." ucap Madara yang berlindung di balik Susano'onya. Namun ketika suasana kembali normal, Madara kaget. Meski tampak kesakitan, para shinobi masih bisa bertahan. Chakra yang Naruto berikan tetap melindungi mereka.

"Naruto... melindungi kita lagi..." ucap Chouji dalam hati. Kemudian dari yang rebah akibat serangan tadi, para shnobi kembali berdiri. "Naruto-kun..." Hinata khawatir.

Naruto Chapter 629 
Lubang Angin
=============

Kening Naruto berdarah, lengan pakaiannya sudah tak utuh lagi akibat menahan serangan, dan ia mulai kehabisan nafas. Tapi, Naruto tetap bersemangat, "Seranganmu tak mempan!!" ucapnya sambil menatap tajam ke arah Madara.

Bersama dengan Naruto, tampak semangat dari bijuu-bijuu yang ada. Dan dalam dirinya, tampak tekad dari sang legenda, Rikudo Sennin. Dengan itu semua, Naruto tak takut untuk menghadapi Madara yang berada di depannya, berdiri di atas monster terkuat, Juubi.

"Groooarrr!!!!" Juubi berteriak dan mencakupkan tangannya. Dan perlahan, tubuh kurusnya menjadi berisi, semakin bersisi. Otot-ototnya membesar, tampak kalau Juubi akan kembali berevolusi, menuju wujudnya yang semakin sempurna.

"Uukhhh..." ternyata semangat dan tekad saja tak cukup. Naruto tampak sudah tak tahan lagi dan kemudian terjatuh. Dan bersamaan dengan itu, chakra-chakra yang menyelimuti para shinobi menghilang.

"Chakranya...
menghilang..." ucap salah satu shinobi.

"Memang hanya sampai sejauh inilah yang bisa kau lakukan." ucap Madara. "Aku sudah menemukan hal lain yang lebih menarik. Jadi, aku akan segera mengakhirimu."

Saaattt!!! Para shinobi tak membiarkan Madara menyerang. Mereka bersama-sama membentuk suatu barisan, berdiri di depan Naruto, melindunginya. Kini adalah giliran mereka, giliran mereka untuk melindungi Naruto. "Semuanya!! Ayo gabungkan kekuatan kita!!" ucap Hinata.

"Naruto, aku akan menyembuhkanmu." Sakura berada di belakang Naruto dan hendak menyembuhkannya. "Kalian semua..." Naruto senang bisa punya teman-teman seperti mereka.


Sementara itu, Kakashi dan Obito telah sampai di dimensi lain. Obito terjatuh, sementara Kakashi mampu mendarat dengan baik dan langsung menyerang dengan Raikiri. Namun sesaat sebelum serangan Kakashi mengenai wajah Obito, Kakashi malah berhenti.

"Heh... masih tidak tega ya." ucap Obito. "Sejauh ini, kau punya banyak peluang untuk menghabisiku. Tapi... aku terkejut kau menunjukkan rasa belas kasihan terhadap musuh di hadapanmu." lanjutnya. Seingat Obito, Kakashi adalah orang kejam yang bahkan tega membunuh Rin, rekannya sendiri.

Kakashi terdiam.

"Ada apa? Apa kau merasa bersalah?" ucap Obito lagi. "Bersalah karena tak mampu menepati janjimu... apa kau ingin mengubahku?"

"Obito... ayo kita sudahi ini." ucap Kakashi. "Mimpimu adalah untuk menjadi hokage, dan mimpi Naruto juga seperti itu. Naruto mengatakan hal yang sama dengan apa yang kau katakan di masa lalu."

Kakashi masih berharap kalau Obito bisa kembali. "Secara tak sadar, kau melengkapi Naruto dan dirimu sendiri. Kau mencoba untuk mendengarkan Naruto seolah itu adalah dirimu sendiri. Apa kau yakin kalau dirimu di masa lalu tak akan menyesali apa yang kau lakukan sekarang? Aku yakin kau bisa mengerti perasaan Naruto. Kau masih bisa kembali, untuk menjadi seperti dirimu di masa lalu..."

"Hahaha." Obito malah tertawa.
"Justru karena aku mengeri perasaan Naruto lah, maka aku ingin mendengar semua yang dia pikirkan dan kemudian membantahnya!!"

"Obito..."

"Dan akan kukatakan satu hal padamu. Adalah hal bodoh kalau kau merasa bersalah padaku. Kalau kau berpikir aku memulai perang ini hanya karena kau dan Rin, kau salah!!"

Obito bangun, sengaja menancapkan Raikiri Kakashi ke dirinya sendiri. "Aku tahu semuanya." ucap Obito, dengan tubuh yang kini telah ditusuk oleh Kakashi. Dan perasaan itu, kakashi mengingatnya... Perasaan seperti saat tangannya menembus tubuh Rin dulu...

"Aku juga tahu kalau Rin memilih sendiri untuk mati... dengan tertusuk oleh Raikirimu. Saat itu, Rin telah diculik oleh Kirigakure dan dijadikan sebagai jinchuriki Sanbi. Kau berhasil menyelamatkannya, tapi itu juga merupakan rencana Kirigakure. Mereka bahkan berpura-pura untuk mengejarmu agar kalian segera lari menuju desa. Mereka memang ingin agar Rin ke desa, dan kemudian melepaskan Sanbi di sana. Jadi, desa akan diserang. Rin mengetahui hal itu, jadi saat kau hendak menyerang musuh dengan Raikirimu, dengan cepat ia bergerak menuju seranganmu. Dia memutuskan untuk mati di tangan orang yang dicintainya. Demi melindungi desa."

"!!" Kakashi teringat akan saat-saat itu. Saat dalam pelariannya, bersama dengan Rin, perempuan itu sudah meminta padanya. "Kakashi, bunuh aku!! Mereka hanya ingin memaanfaatku, mungkin aku akan menyerang desa!!"

"Tapi aku sudah berjanji pada Obito kalau aku akan melindungimu. Tak mungkin aku melakukan hal itu. Pasti masih ada jalan lain..." ucap Kakashi. saat itu

"Huh, tapi apapun itu, tetap saja kau tak bisa melindungi Rin." ucap Obito. "Di dalam pikiranku, Rin belum mati, jadi yang mati itu hanyalah palsu. Rin hanya akan menjadi Rin kalau dia masih hidup. Sistem yang menciptakan semua ini... desa... shinobi... inilah yang membuatku kehilangan harapan. Dunia ini... dunia yang palsu ini..."

"Naruto mengatakan kalau... tak memiliki teman di hatimu adalah hal yang paling menyakitkan." Kakashi menarik tangannya. "Aku memberi tahunya kata-katamu. Kau sama seperti Naruto. Dan kupikir kau masih..."

"Lihat!!" Obito menunjukkan bekas serangan Kakashi tadi. Serangan Kakashi meninggalkan lubang besar di dadanya. Dan secara mengejutkan, tak ada apapun di sana. kosong. "Tak ada apapun di dalam hatiku!! Tapi, aku tak merasakan rasa sakit sama sekali!! Kau tak perlu merasa bersalah, Kakashi!!! Lubang ini tercipta oleh neraka dunia ini!!"

Bersambung ke Naruto Chapter 630

sumber : klik here

alur chapter Hunter X Hunter 211 versi teks


Setelah mendapatkan pukulan telak dari Knuckle, kini muncul makhluk kecil misterius bersayap di bahu Gon.
“Sudah waktunya!!
Hutangmu sudah menumpuk!!” Ucap makhluk kecil bersayap yg diciptakan Knuckle.

“Nama dari kemampuannya adalah "Hako-ware!!"
Bocah kecil itu adalah mascot, Potclean.” Jelas Knuckle.


Gon terkejut dan kebingungan karena makhluk kecil bersayap itu terus menempel dibahunya.
Gon mencoba memukul makhluk yg bernama Potclean itu dengan keras tapi Potclean tak mau pergi dan terus menempel dibahu Gon.
“Menyerang Potclean tak ada gunanya, yg dia lakukan adalah mengitarimu dan mengumpulkan hutang. Dia memang mengganggu!! Dan dia tak terkalahkan!!” Ucap Knuckle senang.

“Sudah waktunya.
Hutangmu sudah menumpuk!” Ucap Potclean dan angka dijidatnya terus bertambah menjadi 279.
“....” Gon kebingungan dan tak tahu harus melakukan apa.

Knuckle tak tinggal diam, melihat Gon kebingungan, dia diam-diam menyerang Gon.


---BRAAAK---

Gon lagi-lagi terkena pukulan dari Knuckle dibagian wajahnya yg membuat dia terpental cukup jauh.

“Lagi-lagi... Aku tak merasakan sakit sama sekali...
Ini justru sebaliknya... Kekuatanku meluap-luap...” Pikir Gon dalam hati dan dari tubuhnya mengeluarkan aura yg besar walau bukan aura miliknya sendiri, melainkan aura pinjaman dari Knuckle.

“Sudah waktunya...
Hutangmu sudah menumpuk.” Ucap Potclean. Dan kini dijidatnya menunjukkan angka 505.

“?!
Terasa seperti dua kali lipat!?” Ucap Gon terkejut melihat angka dijidat Potclean.
“Itu karena aku meminjamkanmu kurang lebih... Sekitar 180 aura...” Sahut Knuckle.

“180... Aura!?
Apa maksudnya nomor itu? Dari sebelumnya, juga.” Ucap Gon dalam hati.

“Aku akan menjelaskan padamu yg akan segera kalah, berandal kecil!
180 adalah angka konversi dari tenaga dalammu...
Kau tahu, aura adalah sesuatu yg tersimpan dalam tubuh, dan bisa kau latih untuk menambah sampai kekuatan maksimum (MOP), tiap orang berbeda-beda.
Sama seperti dengan jumlah aura yg kau keluarkan dalam satu waktu, itu juga bisa ditambah dengan latihan... Jadi bahkan jika kau punya kekuatan potensial aura yg tinggi (POP), jika kekuatan sebenarnya auramu (AOP) itu kecil karena alasan yg bodoh yaitu kurang latihan.
Kau pasti akan berada diposisi kurang menguntungkan dalam pertarungan, kau mengerti berandal?” Jelas Knuckle.

Gon hanya terdiam mendengarkan penjelasan Knuckle, bahkan Gon nampak kebingungan dengan penjelasannya.

“Jumlah maksimum AOP yg bisa kau keluarkan dalam satu waktu dengan "Ken" adalah... Kira-kira 1800...” Jelas Knuckle.
Tubuh Gon terus diselubungi aura yg besar dan angka dijidat Potclean terus bertambah, 556, dan kini telah mencapai angka 612.

“Ketika kau dalam pertarungan, tenaga dalammu terpakai sebesar 1 aura perdetik, tapi sebenarnya ketika kau bertarung, kau gunakan "Gyo", "Ryu", dan "Ken" jadi konsumsi tenaga dalammu semakin cepat hingga 6 sampai 10 kali lipat kecepatan normal!!
Pada dasarnya, apa yg aku katakan tadi tergantung setinggi apa level teknik yg kau gunakan, semakin tinggi teknikmu semakin banyak aura yg terpakai, kau mengerti berandal!?” Jelas Knuckle.

Dan lagi-lagi Gon kurang paham dengan penjelasan Knuckle. Gon hanya terdiam terpaku.

“Mengingat kau masih pemula dalam mengendalikan aura, aku bisa dengan mudah menghitung kalau kau menghabiskan 10 aura perdetik!!
Itu artinya kau menghabiskan 600 aura permenit!! Karena kau kemarin pingsan, kau mungkin telah menghabiskan 1200 aura dalam pertarungan biasa!!
Ditambah... Kau gunakan Jajanken empat kali!!
AOP milikmu kira-kira sebesar 1800 aura... Dan disaat kau gunakan Jajanken dan berteriak "Jan!!", jumlah Nen yg terkonsentrasi di kepalan tanganmu melebihi 2000!!
Itu mungkin adalah hasil dari lamanya kau mengumpulkan kekuatan dan nyatanya kau mengorbankan kekuatan bertahanmu dan mengkonsentrasikan aura dalam kepalan tanganmu!!
Itu adalah resiko dari teknik yg seperti itu!” Jelas Knuckle.

Gon masih terdiam sambil mendengarkan penjelasan Knuckle.

“Yg kesatu sampai ketiga kau menghabiskan 5500, ini adalah jumlah yg kau pakai untuk menggunakan Jajanken. Dan totalnya jadi 17500 aura!!
Dan yg keempat "Aiko", kau pingsan sesaat sebelum kau melakukan serangan...!!
Jika kau mempertimbangkan jumlah aura yg diperlukan untuk menggunakan teknik ini dua kali lipat dari sebelumnya (atau mungkin itu terlalu menakutkan untuk dipertimbangkan), kau menghabiskan kira-kira 4000 aura!!” Jelas Knuckle.

Gon masih terus terdiam mendengarkan penjelasan Knuckle dan kuping Gon serasa terbakar dengan semua penjelasan Knuckle.

“Dan jumlah Nen yg kau pakai bukan berarti serangan Batu dan Kertas punya kekuatan yg sama!! Karena itu bukan kemampuan alamimu, dan juga kurangnya latihan, serangan Kertasmu mungkin menghabiskan 4000 aura tapi itu tak bisa menghasilkan kekuatan yg setara (hanya sekitar 500 unit saja), mengerti?
Karena itu, kemampuan maksimal auramu... Sekitar 21500 aura!!” Jelas Knuckle.

Mendengar penjelasan Knuckle, wajah Gon nampak pucat dan berkeringat. Telinganya pun serasa terbakar.

“Ugh...” Rintih Gon, “Aku tak mengira akan terkena serangan seperti ini...” Lanjutnya dalam hati.
“Gyahahahahahaha! Nampaknya kau sangat bodoh dengan angka-angka!!
Dengarkan baik-baik berandal, aku sudah sampai bagian yg bagus.
Ketika aura yg kau pinjam dariku (termasuk hutangnya) melebihi kapasitas aura potensial yg tersisa, kau akan BANGKRUT!!
Auramu sama seperti tabungan di Bank!! Semakin banyak yg kau gunakan semakin banyak itu berkurang. Disisi lain, hutangnya terus bertambah!!
Kira-kira sudah 5 menit kita bertarung... Kau mungkin sudah menghabiskan sekitar 2000 aura.” Jelas Knuckle, “Lihatlah itu!!” Pinta Knuckle sambil menunjuk makhluk Potclean.
“Huh?
!!
Besar sekali!” Gon sangat terkejut melihat ukuran tubuh Potclean bertambah besar hingga menyamai tubuhnya sendiri, “Tidak... Bukan itu yg penting.” Lanjutnya dalam hati. Kini angka dijidat Potclean berubah menjadi 1586.

“Mustahil itu lebih besar tiga kali lipat dari sebelumnya!?
Itu tak mungkin, padahal cuma sekitar 3 menit!!” Teriak Gon kebingungan.
“Lebih tepatnya 120 detik.” Sahut Knuckle.

waktu Hutang 10% bunga
10 505 51
20 556 56
30 612 61
40 673 67
50 740 74
60 814 81
70 895 90
80 985 99
90 1084 108
100 1192 119
110 1311 131
120 1442 144

“Ini yg mereka sebut "peningkatan bunga snowball".” Jelas Knuckle.

“Sudah waktunya.
Hutangmu sudah menumpuk.” Ucap Potclean dan dijidatnya menunjukkan angka 1745.

“Ugh.” Rintih Gon bingung.

“Bahkan walau aku telah meminjamkanmu 390 tetap saja auramu masih dibawah 20000.
Bunganya akan terus bertambah... Meski jika kau hanya berdiri diam disitu saja.
Dalam 260 detik, lalu dalam 4 menit dan 20 detik, kau akan... BANGKRUT!” Ucap Knuckle.

Angka dijidat Potclean menunjukkan angka 1920.
“Lalu apa yg akan terjadi selanjutnya?” Tanya Gon.
“Potclean akan berubah menjadi Toritaten!! Dan dalam 30 hari, dia akan selalu menagih hutang.” Jawab Knuckle.

Makhluk imut Potclean berubah menjadi makhluk iblis bertanduk.
Toritaten berarti "tak bisa melunasi".

“Dalam masa itu kau akan berada dalam keadaan "Zetsu", dengan kata lain, kau tak akan bisa menggunakan Nen sama sekali.
Sudah terlambat untuk menyesal, berandal!” Jelas Knuckle.

“Jadi itulah kenapa... Dia baru menggunakan ini sekarang... Demi diriku. Terima kasih.” Ucap Gon dalam hati, “Knuckle, aku datang.” Lanjutnya sambil bergerak cepat menyerang Knuckle.

Gon melesat cepat dan mengarahkan pukulannya ke wajah Knuckle, tapi Knuckle telah siap dan lebih dulu memukul tangan Gon yg mengarah ke wajahnya.

---BRAAAK---

Gon terpental cukup jauh.

“Hanya 150... Iya kan? Kekuatan pukulanmu sekarang.
Kau membayar hutang 150, tapi aku juga meminjamkanmu 180 sebagai gantinya. Setelah dijumlahkan, hutangmu bertambah 30, apa yg akan kau lakukan sekarang, huh?
Sampai kau melunasi semua hutangmu, aku tak akan terluka oleh seranganmu!!” Ucap Knuckle.

“Sudah waktunya.
Hutangmu sudah menumpuk.” Ucap Potclean, dijidatnya menunjukkan angka 2142 dan berubah lagi menjadi 2356.

“Ayo, serang saja aku, berandal!
Jika kau diam saja, kau tetap akan bangkrut dalam 4 menit kedepan!!” Teriak Knuckle.

Gon pun menuruti keinginan Knuckle. Gon maju melesat dan terus-menerus memukul Knuckle. Beberapa pukulan mengenai wajah Knuckle tapi Gon juga berkali-kali terkena pukulan Knuckle.

“Kali ini, kau telah menyerang banyak sekali. Oleh karena itu, setalah dihitung... Kau melunasi hutangmu sebanyak 100, kan?” Ucap Knuckle.

“Sudah waktunya.
Hutangmu sudah menumpuk.” Ucap Potclean, dijidatnya menunjukkan angka 2245, dan berubah menjadi 2470.

“Kau seperti berada dalam hutan api. Kalau seperti ini, kau tak akan bisa melunasi setengahnya, berandal.” Ucap Knuckle, “Tak akan kubiarkan dia menggunakan Jajanken padaku. Jika aku bisa membuat dia terlilit hutang melebihi 10000, aku pasti akan menang!!” Lanjutnya dalam hati.

“Sudah waktunya.
Hutangmu sudah menumpuk.” Ucap Potclean dan dijidatnya menunjukkan angka 2717. Seiring bertambahnya angka maka ukuran tubuh Potclean juga akan bertambah besar.
Kini ukuran tubuhnya sudah melebihi besar tubuh Gon.



Sementara itu didalam hutan yg lebat. Killua dan Shoot telah bersiap memulai pertarungannya. Mereka kini menjaga jarak dan dengan tatapan mata yg tajam.
Shoot memulainya dengan mengeluarkan aura "En" yg luas hingga membuat Killua terdiam.
“Jangan takut. Dia juga tak tahu seperti apa kemampuanku.” Ucap Killua dalam hati.

“A... Aku tak suka membuat orang lain terluka. Itulah kenapa, aku pilih kekuatan yg hanya bisa digunakan... Jika aku terluka.
Aku hanya bertarung melawan musuh yg tak membuatku menyesal kalau melukainya.
Namun...

cara mendapat 2000 fbc terbaru 2013 dari award gain

cara mendapat 2000 fbc terbaru 2013 dari award gain
1. daftar disini
2. klik my account 
3. kumpulkan poin sebanyak 25
4. jika sudah terkumpul 25 poin klik penawaran yang gambar dibawah ini
5. selamat anda mendapat 2000 fbc tepatnya 2350

note : ini belum tentu scam atau tidak jadi gak ada ruginya kok kalau dicoba juga

Alur Chapter Hunter X Hunter 210 versi teks


Killua telah mendapat latihan khusus dari Biscuit, entah apa latihan yang diberikan Bisc sehingga membuat Killua babak belur dan wajahnya penuh luka lebam.

Setelah selesai latihan dengan Biscuit, Killua menghampiri Gon yg berada dikamarnya.
“Killua!! Kenapa dengan wajahmu.” tanya Gon heran melihat wajah Killua babak belur seperti pencopet di pasar yang digebukin masa.

“Hah? Ini adalah hasil dari latihan spesial dengan Bisc.” jawab Killua berbohong, “Karena aku akan bertarung besok.” lanjutnya.
“Latihan spesial? Sepertinya kau habis dihajar orang.” ucap Gon tak percaya.
“Jangan khawatirkan aku, bagaimana kondisimu sekarang? Sudah baikan apa belum?” tanya Killua mengalihkan pembicaraan.
“Yup, aku sudah sehat.” jawab Gon, “Aku kira aku akan lama tidak sadarkan diri setelah menggunakan seluruh aura ku, tapi kini aku sudah baik-baik saja.”
“Kita harus berterima kasih pada Goril..... Maksudku pijatan nenek tua.” ucap Killua hampir keceplosan.

“Whew.. Hampir saja.” Killua berbicara sendiri sambil membelakangi Gon.
“?” Gon nampak keheranan melihat tingkah Killua.

“Jika kau memberitahu orang lain soal ini, akan kubuat wajahmu 3 kali lebih bonyok dari sekarang, mengerti?” Killua teringat kata-kata Biscuit saat latihan.

“Dia pasti tidak bercanda soal itu.” pikir Killua mengingat ancaman Bisc.

HUNTER X HUNTER 210
Kelemahan Bagian 3
------------------------



Flashback
Saat Killua berlatih dengan Biscuit.
Diperlihatkan Biscuit dengan tubuh kekarnya dan Killua, mereka sama-sama mengeluarkan aura ditubuhnya.

“Apa kau mengerti apa kelemahanmu?” tanya Bisc sementara Killua hanya terdiam tak bisa menjawab, “Kelemahanmu adalah kau terlalu cepat menyerah, kau terlalu berhati-hati saat dalam pertarungan! Dengan kata lain kau bisa mengartikannya kalau kau meremehkan dirimu sendiri.
Dalam masalah ini ketika kau berhadapan dengan musuh yang lebih kuat darimu kau bertarung dengan tujuan melarikan diri.” lanjutnya membuat Killua teringat saat memukul Gon hingga pingsan dan lari meninggalkan Kaito di NGL.


“Tapi sebelum aku bicara lebih jauh, aku ingin kau tahu kalau itu bukan salahmu. Itu adalah kesalahan orang yang mengajarimu cara bertarung.
Menghilangkan kebiasaan itu adalah bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan.
Pertama, aku akan memberitahumu satu hal.
Suatu hari, kau akan membiarkan Gon mati tanpa bisa melakukan apa-apa.” ucap Bisc membuat Killua kaget sekaligus terdiam.

Flashback berakhir
-------------------------
“.....” Killua melihat Gon yang sedang melakukan pemanasan, tampaknya dia takut apa yang dikatakan Bisc bakal terjadi.

Flashback berlanjut lagi
--------------------
Bisc membuatkan diagram untuk Killua.
“Kekuatan bertarungmu sangat dipengaruhi oleh kondisimu dan suasana di sekitarmu.
Contohnya, jika C adalah kondisi terbaiknya, ada kesempatan yang bagus untuk bisa mengalahkan D, jika D ada di kondisi terburuknya.
Selama keadaan terburuknya seperti itu, A, B, dan C semua punya potensi untuk bisa mengalahkan D.” Bisc menjelaskan maksud diagramnya.

maksud dari diagram itu adalah Killua mampu mengalahkan musuh yang lebih kuat darinya jika Killua dalam kondisi terbaik sementara musuhnya dalam kondisi terburuk, namun sejauh ini Killua selalu membuat musuhnya berada dalam kondisi terbaik karena ketakutan Killua sendiri.

“Tapi dibandingkan dengan dirimu kau selalu membuat musuhmu berada di kekuatan penuh!! Dan kau selalu mengira hal buruk akan terjadi, bahkan sebelum kau bertarung !” Bisc memarahi Killua,
 “Meski kau berhadapan dengan musuh seimbang, kau mengira "Dia terlalu kuat", atau "Akan berbahaya jika dia melakukan ini".

Jika musuhmu lebih kuat darimu, kau akan menyerah, kau tak pernah berpikir bagaimana cara agar bisa menang melawannya, kau seperti ANJING PECUNDANG, kau hanya bisa melarikan diri.” lanjut Bisc.
“Ugh..” Killua tampak kesal mendengar ocehan Bisc.

“Mulai dari sekarang, kau harus bisa menghilangkan kebiasaan buruk itu, kau harus punya kekuatan dan semangat pantang menyerah untuk menghadapi musuh yang lebih kuat darimu.
Dan besok jika kau tak bisa mengalahkan Shoot....” ucap Bisc, “Kau harus lebih maju daripada Gon!!”


Flashback berakhir
--------------------------

Sekarang Killua dan Gon bersiap untuk berangkat melawan Knuckle dan Shoot.
“Saatnya kita pergi!” ucap Killua.
“Ok!” sahut Gon.

Mereka pun pergi untuk melawan Knuckle dan Shoot.

“Insting alamiah dari kemampuan bertarung Killua dikarenakan oleh terlalu overprotektif terhadapnya, distorsi, keegoisan bercampur dengan cinta.
Betapa kuat dan beratnya itu tertanam dalam seseorang yang mendapat kasih sayang seperti itu. Belenggu mereka tidak dapat dipatahkan tanpa banyak kerja keras.” pikir Bisc melihat Killua pergi bersama Gon.

Lalu dibelakang Bisc, Palm mengintip dari celah pintu, tampak wajahnya sangat menyeramkan dan juga keluar aura yang mengerikan.

“Maka, aku juga tak bisa berkata apa jadinya akhir yang akan terjadi. Mungkin seharusnya aku kabur.” Gerutu Bisc.

Setelah itu diperlihatkan sebuah balon udara tengah terbang diudara, sepertinya Bisc benar-benar kabur.

Sementara itu Gon dan Killua telah sampai di tempat Knuckle dan Shoot, mereka saling berhadapan.

Siapa yang kalah harus menyerahkan kepingan milik mereka!

Gon dan Knuckle tetap di tanah lapang, sedangkan Killua dan Shoot pergi ke arah hutan.

“Gon, seperti yang aku janjikan....” ucap Knuckle mengeluarkan aura di tubuhnya begitu juga dengan Gon, “Aku akan menghadapimu dengan seluruh kekuatanku!” lanjutnya sambil membuka bajunya.

“Aku akan kesulitan menandingi kecepatannya, aku harus rela terkena pukulannya, dan bertarung dengannya jarak dekat.” pikir Gon.

BAAAATTTSSSS
Knuckle melancarkan serangan, dia berlari zig zag dengan cepat sehingga membuat dirinya seolah-olah menjadi banyak.

“Aku tak boleh menggunakan penglihatan, aku harus merasakan gerakannya..... Dengan auraku.” pikir Gon mencoba merasakan gerakan Knuckle dengan auranya.

Knuckle melakukan pukulan, Gon merasakan pukalan Knuckle semakin dekat dengan dirinya, dia pun berusaha memukul Knuckle namun Gon kalah cepat sehingga Knuckle mampu memukulnya tepat di pipinya. Gon pun terlempar ke belakang namun masih tetap berdiri.

“Umph, aku sedikit lambat, tapi aku bisa merasakan kedatangan serangannya.” pikir Gon sambil menahan sakit, “Tapi, apa yang sebenarnya terjadi sekarang!? Kenapa kekuatanku...? Meluap-luap!?” Gon merasakan auranya manjadi semakin besar.


Tiba-tiba keluar boneka dari belakang Gon.

“Sudah waktunya, hutangmu sudah menumpuk.” ucap Boneka itu yang di dahinya terdapat angka 210.
“!?” Gon kebingungan.
Sekarang angka pada boneka itu sudah menjadi 231.

“Ap... Siapa orang ini!?” tanya Gon.
“Aku meminjamkan dia padamu. Auraku, ini harus kau tahu, bunganya itu "Toichi", 10 persen tiap 10 detik!!
Jika kau tak membayar hutangmu secepatnya, kau akan bangkrut...!!” jelas Knuckle sementara Gon masih terdiam kebingungan.

Seperti apakah kemampuan Knuckle sebenarnya? Mampukah Gon menghadapinya?

Bersambung ke Hunter X Hunter Chapter 211

=================
sumber darisini
=================

5 Nama Buah yang Bermakana Jodoh


5 NAMA BUAH YANG BERMAKNA JODOH

1. JAMBU
J-odoh itu,hanya
A-llah lah yang mengetahuinya
M-anusia hanya di tugaskan
B-erusaha dan Berikhtiar
U-ntuk menjemputnya

2. SALAK
S-ampaikanlah kepada Manusia
A-llah itu Maha adil
L-elaki yg baik hanya untuk
perempuan yg baik
A-papun itu profesinya
K-alau ia baik maka akan
mendapatkan yg baik

3. MANGGA
M-arilah berfikir
A-papun Dan siapapun Cinta kita
N-omer satukan lah Cinta kpd Allah
G-apailah kasih sayang-Nya
G-erakanlah hatimu untuk selalu ingat
kepada-Nya
A-gar kita selalu mendapatkan
Rahmat-Nya

4. MARKISA
M-enanti hadirnya janji
A-llah itu, bukanlah penyiksaan,tetapi
R-aihlah hadirnya dia dengan penuh
K-esabaran, laksanakanlah Sholat
I-stikharah
S-ampaikanlah kebutuhannmu kpd
Rabbmu
A-mbilah Hikmah & manfaat
setelahnya

5. JERUK ( ingat..! )
J-anji Allah itu pasti
E-nyahkanlah sifat keraguanmu
R-apikanlah amal ibadahmu
U-tamakanlah keikhlasan
K-arena itu semua akan
mendatangkan ketenangan yg Hakiki
Insya Allah..Aamiin..

cara terbaru dapat pulsa gratis diinternet 2013

dapat pulsa gratis dari internet 2013, cara dapat pulsa gratis, cara dapat pulsa gratis 2013, pulsa gratis, pulsa gratis dari internet no scam

=======================
sekarang dijaman serba internet, semua serba bisa. bahkan kamu bisa dapet pulsa gratis hanya dengan mengikuti surveys doang, pulsa yang didapat mulai dari Rp 5000 samapai ratusan ribu, gimana caranya ? jangan takut ni saya berikan informasinnya khusus untuk kamu, dan ini bukan scam lo atau situs nipu ini beneran, cobain aja deh gak akan rugi ini
=======================
cara nya :

1. daftar dulu disini

2. Masuka no Hp kalian jangan lupa 0 nya diganti sama +62 (kode Indonesia ), kalau gagal jangan pake tanda "+"


3. Tunggu sms konfirmasi pengaktifan yang dikirim ke nomor hape yang kamu daftarkan. atau kamu akan langsung diberi kata sandi dari sana {kalau demikian tinggal login aja)

4. Kemudian masukan kode tersebut ke alamat yg tadi atau bisa langsung Klik link yang ada di sms tersebut.

5. Isi data-data pendaftaran

6. Sekarang kamu sudah sukses terdaftar secara gratis di situs survey mcent.

selanjutnya kamu dapat mengikuti segala penawaran yang diberikan oleh situs survey mCent untuk anda mendapatkan pulsa gratis.

Penawaran pertama adalah undian. caranya anda hanya di perintahkan mengajak teman daftar melalui link yang diberikan dan jika ada 1 teman yang daftar melalui link anda, maka anda mendapatkan1 point undian,,, semakin banyak temen yang daftar melalui link anda, maka semakin besar kesempatan anda untuk memenangkan pulsa gratis.
Untuk hadiahnya kalo gak salah team mcent akan memberikan pulsa sebesar Rp50.000 untuk 100 orang.

Penawaran kedua adalah ikut kontes referral yang diberikan, kontes referral ini siapa yang terbanyak mengajak teman,, maka akan mendapatkan hadiah sesuai urutannnya
masing-masing, untuk hadiah urutan pertama yaitu pulsa gratis sebesar Rp500.000 ( limaratus ribu ), namun saran dari saya jika anda tidak pandai promosi lebih baik ikut
penawaran yang pertama saja, karna lebih besar keuntungan menangnya.

Penawaran yang ketiga adalah menjawab survey yang ada, biasanya kalo ini tidak selalu ada setiap harinya,,,, penawaran survey biasanya di urutan nomor 3.

Alur Chapter Hunter x Hunter 209 versi teks


Sebelumnya hapter 208
Gon siap melacarkan jurus andalanunya kepada knuckle walaupun nen dalam diri gon sudah hampir habis killua dan knuckle pun keheranan melihat apa yang dilakukan gon

Gon mengumpulkan aura yang besar di tangan kanannya, begitu juga Knuckle dia melindungi tubuhnya dengan auranya.

“Mustahil, Knuckle tak terluka sedikitpun, dia menangkis semua serangan dengan mudah...!!!
Ini pasti akan menjadi serangan Gon yang terakhir, ini akan segera berakhir !” pikir Killua.

Hunter x Hunter Chapter 209
? Tanda tanya ?
==============

Sementara itu Gon memulai serangannya.

“Jan !! Ken !! Kertas !!!” Gon menembakkan bola aura dari telapak tangannya, tepat mengarah pada Knuckle. Knuckle dan Killua tampak kaget melihat serangan Gon.

“Pancaran sinar...!! Namun....” pikir Knuckle bersiap menepis serangan Gon. “dibandingkang dengan kekuatan serangan dari "Batu", ini lebih lemah...
Nampaknya, kau hanyalah bocah ingusan, serangan tembakmu sangatlah amatiran. Tak punya kecepatan !!! Tak punya kekuatan !!! Pada level ini pastinya tak ada tipuan dalam serangan kali ini. Aku hanya perlu menangkisnya dan ini akan segera berakhir !” lanjutnya meremehkan serangan Gon.

“Oraaaaaaa !!!” teriak Knuckle menepis serangan Gon dengan mudah.

Namun.....
“Aikode...” Knuckle kaget karena Gon sudah ada di belakangnya, ternyata serangan tadi hanya pengalih perhatian. “Aiko!? Dia gunakan serangan tembakan ini untuk mengalihkan perhatianku, sehingga dia bisa menyelinap ke belakangku.”

“Jajanken serangan kombinasi !! Batu !!” teriak Gon sambil memukul Knuckle tepat di punggungnya.
“Aaahhhh....” Knuckle sangat kaget dengan serangan tiba - tiba Gon, dia tak mampu menghindar, tetapi....

BUUUKKKK
Tiba - tiba Gon rebah tanpa mampu melukai Knuckle.
Ternyata Gon kehabisan aura sebelum menggunkan serangan terakhirnya (Batu).

“Sebelum dia menggunakan "Batu", sepertinya kau sudah kehabisan semua auramu.” batin Knuckle melihat Gon pingsan. “Jika bukan karena itu aku pasti akan kalah !” lanjutnya dengan ekspresi takut.


Setelah itu Killua membopong Gon untuk dibawa pulang.
“Mau kemana kau, Berandal!?” tanya Knuckle.
“Kami akan pulang dulu.” jawab Killua.
“Kau tidak mau bertarung? Aku masih punya cukup energi.” tanya Knuckle lagi.
“Tidak, Gon akan melawanmu besok !!! Aku ragu hasil akhirnya akan seperti hari ini.” jawab Killua. “Aku akan mengalahkan Shoot.” lanjutnya lalu berjalan pergi.

“Hai, kalau begitu bilang pada Gon besok aku akan bertarung dengan bersungguh - sungguh, jadi bersiaplah untuk mati !!” ucap Knuckle percaya diri.
“Kedengarannya kau sangat yakin sekali ya. Apa kau yakin dengan itu?” ledek Killua.
“Dasar berandal, tentu saja aku yakin !!” tanggap Knuckle kesal.
“.... Besok.
Aku tak peduli bila kau yang menang, walau kau bertarung dengan tidak bersungguh - sungguh.” ucap Killua sementara Knuckle hanya terdiam mendengarkan. “Tapi jika kau kalah karena kau tidak bersungguh - sungguh, aku tak akan memaafkanmu.” lanjut Killua dengan wajah serius.

Killua pun membawa Gon pulang, sementara Knuckle masih di sana, lalu datang Shoot.

“Kenapa kau mambantu mereka terlalu banyak? Apa yang kau pikirkan?
Pada akhirnya, kau akan dikecam oleh mereka karena hal itu. Jika kau tak ingin pergi ke NGL, kita mungkin hanya perlu memberikan kepingan ini pada mereka saja. Dan kemudian, mereka tak akan menerimanya kalau seperti ini.” celoteh Shoot yang baru datang membuat kesal Knuckle.
“Kau... Sudah diam sajalah, kau bertingkah seolah kau tahu segalanya.
Yang kau lakukan sebulan ini hanya membuntuti mereka saja, dasar berandal !” ucap Knuckle kesal dengan ocehan Shoot.
“Aku akan ikut.” ucap Shoot datar. “Besok aku juga akan bertarung.” lanjutnya sementara Knuckle hanya diam

Beralih ke tempat Gon.
Gon sedang tidur nyenyak setelah mendapat pijatan dari "kemampuan" Bisc.

“Tidurlah yang nyenyak !
Aku telah memijatnya, jadi dia bisa bertarung besok dengan kondisi terbaik.” ucap Bisc pada Killua yang tengah melihat keadaan Gon. “Tapi masalahnya adalah Killua, ini berdasarkan perkiraanku, kalau Killua belum pernah dapat kesempatan bertarung dengan lawannya sebulan ini.” lanjutnya dalam hati.

“Killua !” Bisc memanggil Killua.