Laman

April 13, 2012

Alur cerita Bleach 487

Alur cerita Bleach 487 : Breathe but Blind
Disclaimer : Tite Kubo
Edit by Malik
Referensi Bleachindonesia.com
===========================

MENYUSUP KE HUECO MUNDO...!!!

"kenapa kau tiba-tiba muncul di rumahku pada saat yang tepat?" tanya Ichigo pada urahara

"sudah jelaskan aku menunggu di luar jendela untuk muncul pada saat yang tepat" jawab urahara dengan wajah jenaka

"......" diam Ichigo memasang wajah aneh

"...bercanda kok" ujar urahara tersenyum

"yah, aku akan tahu kalau ada dua arrancar yang menghilang dari hueco mundo. Bahkan sebelum itu pertarunganmu dan berbagai kejadian aneh di soul society... Sudah cukup untuk menjadi suatu pertanda... Aku yakin kau juga menyadarinya... Benar begitu, kan? Kurosaki-san?" ujar Urahara panjang lebar

"semuanya mengarah pada satu hal yang sama dan itu bukan hal sepele sama sekali" ujar urahara serius ichigo pun juga seperti itu

"baiklah kita berangkat"

terlihat sebuah lubang garganta Ichigo, chad, orihime dan urahara pun masuk ke dalam untuk menuju hueco mundo dan mereka pun sampai di hueco mundo

PENYUSUPAN!!

"wawah!! Langit!! Kita terbang di langit!!" ujar nel

"urahara-san selalu pakai cara itu kok." ujar ichigo tidak senang

"wah kau perhatian sekali pada ku" ujar urahara tertawa

"kita akan jatuuuh!!!" ujar nel

"santen kesshun!"

"kita takkan jatuuuuuh!"

"berisik"

salah satu dari pasukan yang menyerang hueco mundo pun melihat ke arah suara Ichigo dkk

"ada apa?" tanya salah seorang pasukan

"uhm.. Kurasa aku mendengar suara..." ujar orang yang tanya

"mustahil... Semuanya ada di sini, di sana yang tersisa hanya mayat-mayat" ujar pasukan yang bertanya

"begitu ya..." ujar pasukan yang di tanya

"...sepertinya mereka tak mengetahui keberadaan kita" ujar chad waspada

"yang benar saja? Padahal kita sangat berisik" ujar ichigo sambil menutup mulut pesche dan nel

"itu lebih bagus kalau mereka bodoh" ujar pesche

"wooah!?" kaget Ichigo

"kenapa kau bisa bicara padahal sudah ku jepit mulutmu?" ujar ichigo masih sambil memegang mulut pesche

"itu bukan mulut, itu tonjolan" ujar pesche

"lagipula, kenapa kau mejepit mulutku!? Ak kan tidak berisik! Hah?" marah pesche sedangkan orang yang di marahi hanya memasang wajah bingung

"sepertinya alasan mengapa mereka tidak kembali walaupun mendengar suara karena mereka tahu kalau semua hollow dan arrancar di sana sudah mati" ujar urahara

Ichigo dkk berdiri di antara puing-puing bangunan dan mayat-mayat

"mengerikan sekali" ujar chad melihat sekitar

"jangan lihat" ujar ichigo menutup mata nel

"benar semuanya mati" ujar orihime sedih

"aku tidak kaget karena itu lah cara mereka, lihat api biru itu. Itu terbuat dari reishi* itu lah yang mereka gunakan untung mereka hanya membakar bebatuan dan pasir hueco mundo yang tak bisa terbakar" ujar pesche menjelaskan

"sebelum kekuatan tak terlihat mereka yang sebelumnya... Kami kehilangan kendali dan tak mampu menyerang balik... Yang bisa di lakukan hanyalah melarikan diri" lanjut pesche

"lalu apa yang terjadi pada mereka yang dibawa orang-orang itu?" tanya ichigo

"...Mungkin mereka akan dibawa ke markas musuh... Lalu ada yang dieksekusi langsung ada yang tidak..." jawab pesche

"baiklah..." ujar pesche

"aku mengerti ayo selamatkan mereka" ujar Ichigo

"eh!? Ap..ap.. Apa?" kaget pesche karna ichigo sudah siap pergi ke arah pasukan musuh

"tunggu sebentar! Dondochakka tidak ada di sana aku tak bisa merasakan reiatsunya" ujar pesche berusaha menahan ichigo

"memangnya kenapa? Kita kan memang akan menyelamatkannya juga menyelamatkan orang-orang yang mereka tangkap itu" ujar Ichigo

"yah, aku mengerti maksudmu, tapi..." ujar pesche terputus sebab ichigo langsung melesat pergi

"ah! Tunggu ichigo kurosaki! Hei!" panggil pesche

"ha... Apakah dia sadar kalau dia pernah bertarung melawan mereka yang akan diselamatkannya" ujar urahara

"b...benar" ujar pesche

"aku yakin... Ichigo tahu... Kau juga" ujar chad

"dia memang tipe orang yang tetap akan melakukannya... Dan itu karena kau dan nel tahu... Kalau kalian percaya padanya kau pasti percaya kalau ichgo pasti akan melakukan sesuatu" ujar chad pada pesche

"kita juga ikut, sado-kun!!" ajak orihime yang sudah berlari lebih dulu

"ya!" ujar sado

"kami ikut!!" ujar pesche

"ya" ya ujar urahara tertawa

terlihat seseorang sedang duduk disubuah kursi

IACTO ARME* KEPALA PENGAWAS PASUKAN PEMBURU KILGE OPIE (*IACTO ARME: SEJENIS PASUKAN PEMBURU HUECO MUNDO)"masuk barisan! Berdiri di hadapan tembok" perintah salah seorang pasukan

"cepat kalau tak mau ada lubang di tubuhmu!!" ancamnya lagi

salah seorang pasukan mendekat ke arah pemimpin pasukan yaitu KILGE OPIE lalu sedang melaporkan sesuatu KILGE OPIE pun bangun kursi

"sepertinya orang itu pemimpinnya" ujar tahanan yang dibawa pasukan pada teman disebelahnya karna memakai tudung kepala jadi wajah mereka tak kelihatan

"hei yakin mau melakukan ini...?" tanya orang tadi pada teman disebelahnya

"bodoh kita bisa mati" ujar temannya

"harap tenang! Kami akan mengadakan pemilihan besar-besaran bagi hollow dan arrancar siapa yang akan hidup!? Siapa yang akan mati!?" ujar KILGE OPIE yang telah bangkit dari tempat duduknya

"mulai dari yang sebelah kanan, aku akan menikam kalian secara bergantian! Apa kalian benar-benar ingin hidup? Apa kalian benar-benar ingin menjadi pihak kami? Kalau begitu sekarang berlutulah di hadapkanku dan jilati sepatuku! Kalian yang terpilih karena keberuntungan, kecerdasan, dan kekuatanlah yang bisa bertahan! Jangan sia-siakan kesempatan berharga ini" ujar KILGE OPIE menjelaskan

"apakah... Apakah aku selamat kalau aku bersedia bergabung?" tanya salah seorang arrancar seketika itu juga tombak milik KILGE OPIE menembus tubuh arrancar itu

"ok! Bukan begitu aturannya! Kalian harus melalui tes masuk untuk mendaftar! Dalam seleksi ini kalian diberi kesempatan untuk mendaftar" ujar KILGE OPIE

"siapapun yang tidak paham akan berakhir seperti ini" ujarnya lagi lalu menikam seorang arrancar lagi

"seperti ini! Seperti, ini mati kau" teriak KILGE OPIE

"apa benar kapten mau mengumpulkan arrancar?" tanya salah seorang pasukan pada temannya

"tentu saja tidak" jawab temannya

saat KILGE OPIE menyerang seorang arrancar, arrancar yang di serang pun menghindar serangannya dan arrancar itu memegang tombak KILGE OPIE lalu mematahkannya, berdirilah 2 arrancar yang telah menodongkan pedang ke arah KILGE OPIE

"kapten! Kapten!" teriak para pasukan

"lamban sekali... Panggilan kaptennya... Aneh, bukannya kita sudah mengumpulkan zanpakuto mereka?" tanya KILGE OPIE

"ya! Kalau itu... Kami sudah mencari... Di mana mereka menyembunyikanya" ujar salah seorang pasukan

2 orang arrancar itu pun melepas jubah mereka

"akulah ajudan aizen-sama, loly alvirne" ujar loly

"aku juga, menoly mallia! Jangan pikir kalian bisa menang melawan kami" ujar menoly

KILGE OPIE hanya tersenyum dan terlihat sebuah gantungan dibagian pinggangnya (mungkin itu senjatanya?)

terjadi begitu cepat KILGE OPIE menebas tangan menoly hingga terluka

"begitu ya" ujar loly

"gwahii" rintih menoly

KILGE OPIE langsung memukul loly menggunakan peganggan pedangnya loly pun jatuh terkapar

"urus mereka" perintah KILGE OPIE

"siap" ujar beberapa pasukan yang berkari ke arah loly dan menoly

"dieksekusi?" tanya salah seorang pasukan

"jangan yang mulia inginkan mereka hidup-hidup, mereka lolos tes hajar mereka tapi jangan sampai mati tapi, aku heran harusnya aizen tak sebegitu berharga kalau benar dia merekrut mereka sebagai pengikutnya, yah, lagipula tier harribel sekalipun yang memerintah setelah kematian aizen juga tak berkuti di hadapn aizen" ujar KILGE OPIE

"harusnya aku tidak pernah heran..." perkataan KILGE OPIE terhenti karna suara teriakan dari belakangnya

"...hey sudah ku bilang jangan terla..." ujar KILGE OPIE terhenti karna saat ia berbalik sebuah senjata melesat dan menghancurkan pasukannya senjata itu melesat ke arah KILGE OPIE namun di tahan olehnya dengan 1 tangan

"makhul apa kalian ini!?" tanya KILGE OPIE

"Lancang sekali kau pada harribel-sama dan tidak tahu siapa kami!? Bawahan bodoh!

"Katakan siapa nama kalian?" tanya KILGE OPIE

"kenapa kau sebut kalian?" tanya cyan sung-sun

"tenang apacci, kalau tak mau ku bunuh" franceska mila rose

SERANGAN BALIK
===========================
BERSAMBUNG >>> 488
===========================

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan komentar disini, dan gunakan bahasa yang baik dan benar, dan juga saya beritahukan blog ini DOFOLLOW.