Laman

Juli 26, 2012

Alur cerita Bleach Chapter 502

Bleach Chapter 502
Versi Teks :http://www.beelzeta.com

Byakuya benar-benar kewalahan, rebah bersimbah darah tanpa mamu berbuat banyak.
Sementara lawannya, As Nodt, quincy berambut panjang itu berdiri tegak tak terkalahkan sambil berkata, "kau tak bisa berbuat apa-apa lagi, tapi itu normal saja ..."

"Tak mungkn kau bisa menang melawan bankaimu sendiri, hanya dengan menggunakan shikaimu?"

"Hyaaattt!!!!" Tiba-tiba Renji muncul dan udara, "Sialan sepertimu tak pantas menggunakan Senbonzakura!!!" Dengan pedangnya, lelaki berambut merah itu langsung menghantam tubuh As Nodt.

"Kakak!!!" Di tempatnya, Rukia khawatir dan bergegas menuju tempat Byakuya berada, bahkan sampai meninggalkan musuhnya begitu saja.

"Huh, menunjukan punggungmu saat melaman musuh ...
Kau pasti meremehkanku!!!"

"!!?" Rukia menghadap ke belakang, kemudian sebuah tebasan mendarat di tubuhnya.

Kembali ke tempat Byakuya, ternyata tebasan pedang Renji mampu ditahan oleh As Nodt bahkan dengan hanya tangan kanan.

"Zabimaru!!!"

Whusssss ...
Hamburan Sakura tiba-tiba menyerang Renji.

"Hah ..." Meski dalam keadaan yang sudah sangat parah, Byakuya kembali mencoba untuk bangun.

Namun belum sempat berbuat apa-apa, As Nodt langsung menyerang tubuhnya dengan ribuan bunga Sakura, terus menyerang meski Byakuya sudah tak mampu berbuat apa-apa lagi.

"Hentikan!" Renji tak tahan melihat semua ini, "Hentikan!!!!!" Teriaknya, semakin tak tahan dan akhirnya bersiap untuk mengeluarkan Bankai, "Ban ..."

Buakkk!!!

Namun belum sempat mengeluarkannya, sepasang kaki dari lelaki quincy rekan As Nodt menendang tubuhnya. Begitu keras, hal ini membuat Renji terpental sampai puluhan meter, menerobos gedung-gedung yang ada di Soul Society.

"Bodoh" Ucap As Nodt.
"Padahal barusan dia ingin menggunakan Bankai, harusnya kita bisa mencurinya" Jika saja rekan As Nodt tidak menyerang secara gegabah, Bankai Renji pasti sudah dicuri.

"Apa? Aku pikir cuma kapten yang bisa menggunakan Bankai" Ucap Quincy lelaki bertubuh besar itu.

"Bodoh, pulang sana dan baca kembali data yang diberi oleh yang mulia"


Kembali ke Byakuya, ternyata ia belum mati. Setelah menerima serangan demi serangan bertubi-tubi tadi, ia masih bisa bernafas, Byakuya masih mampu berdiri. Namun, dalam kondisi yang benar-benar parah. Byakuya berdiri dengan tatapan sayu, lemah, dan tubuh penuh dengan luka.

"Renji ...
Rukia ...
Maafkan aku"

Akhirnya Byakuya benar-benar menutup mata.

Sementara itu, di sisi lain Soul Society, quincy berambut panjang merasakan hilangnya reiatsu Byakuya. Dan dengan ini, iapun mengklaim kalau, "Kelihatannya Byakuya Kuchiki sudah mati"

"Aku tahu" Ucap sang ketua, lelaki yang juga berambut panjang.

"Yah, tapi ini memakan waktu terlalu lama, seperti yang kita duga"
"Sternritters kita terlalu santai, ini semua salah mereka" Ucap si pemimpin.

Degg ...

Tiba-tiba mereka merasakan kehadiran suatu reiatsu yang luar biasa,
yang ternyata berasal dari Kenpachi Zaraki ...

Kenpachi datang tidak hanya sendiri, melainkan sambil membawa dua mayat musuhnya yang sudah tak berdaya dibuatnya.

"Hei, apa kau ketua dari orang-orang ini?" Kenpachi menantang boss mereka.

Bersambung ke Bleach Chapter 503


Alur Cerita Naruto Chapter 595

Alur Cerita Naruto Chapter 595 - Retak
sumber: Beelzeta

Meski dengan chakra yang hanya sebagian kecil dari bijuu ekor delapan dan sembilan, Tobi sudah ingin membangkitkan monster berekor sepuluh. Meski Juubi tak akan bangkit secara sempurna, Tobi beranggapan kalau itu sudah cukup untuk bisa mewujudkan rencana mata bulannya.

"Gwoooh!!!!!" Gedou Mazou berteriak, histeris, mengalirkan darah berwarna merah dari mata demi mata yang ada di kepalanya.

Sementara itu, Naruto yang sempat jatuh kembali berdiri, dalam mode Bijuu, dan memunculkan sebuah bunshin, bersiap untuk menyerang kembali.

"..." Tobi berdiri kokoh, tanpa terlihat gentar sama sekali.

"Naruto!!! Kau sudah mengetahui kekuatannya kan!?" Ucap Kakashi, "Kau harus menyerang ketika tubuhnya padat!! Serangan biasa hanya akan menembus tubuhnya!!!"

"Seperti ketika melakukan serangan balik!!
Kau harus mendekatinya, dan membuat sebuah pembukaan ...
Jangan menggunakan serangan besar!!" Lanjut Guy.

"Aku tahu itu!! Itulah kenapa aku memunculkan bunshin!" Naruto dan bunshinnya terus berlari menuju Tobi, sambil menyiapkan sebuah rasengan. Tampaknya, Naruto sudah memiliki rencana sendiri.

"Aku bisa melakukannya!!" Naruto dan bunshinnya bukan menyiapkan rasengan, melainkan sebuah bijuudama berukuran kecil.

"Bee-san, angkat aku ke atas!" Pinta kakashi, ia juga bersiap dengan sesuatu.

"Lebih baik menghindari serangan langsung" Guy juga bersiap.

"Yeah!!" Hachibi mengangkat kakashi dan kemudian shinobi Konoha itu membuka mata kirinya, "Mangekyou Sharingan!!"

"Chou Mini Bijuudama!!!"

"Soushuuga!!!"

Mereka bertiga sama-sama bersiap untuk menyerang. Naruto dengan bijuudama mini, kakashi dengan Mangekyou Sharingannya, serta Guy mengeluarkan senjata chaku ninjanya.

"Hyaaaah!!!!"

Naruto bersiap untuk menghantamkan bola hitam di tangannya ke Tobi.

Namun sama seperti dugaan, seranga Naruto hanya menembus Tobi ...
Setelah menembus, Tobi bahkan menyerang balik Naruto yang di belakangnya dengan kipas yang ia bawa. Namun, ternyata itu bunshin ...

"Bukan yang asli, seperti dugaanku" Tobi maju menuju Naruto yang asli, bersiap untuk menyerangnya dengan tangan.

Namun tiba-tiba, Guy datang meneyarng dari atas menggunakan chakunya. Tobi terpaksa menghindar dengan membuat dirinya tembus. Dan dengan ini, tangan yang hendak menyerang Naruto juga hanya menembus kepala Naruto.

"Hwaah!!!!" Guy menyerang secara bertub-tubi. Tobi menahan dan kemudian membalas menyerang dengan melemparkan kunai-kunai. Dengan Chakunya, Guy mementalkan semua serangan itu.

"Akan ku mulai denganmu!" Kini sasaran Tobi adalah Guy. pertarungan sengit terjadi antara Guy melawan Tobi. Sama-sama tak mau kalah. Guy menyerang, namun tembus. Dan begitu juga sebaliknya, saat tembus Tobi tak bisa menyerang Guy. Tobi menyerang menggunakan kipas, namun Guy menahan dengan chakunya.

"Keren sekali kau, guru alis tebal!!"

Naruto menyerang dari bawah menggunakan bijuudama mini tadi.

"Bagus!" Pikir Kakashi. "Sepertinya jumlah chakra itu sudah cukup ...
Maaf, tapi aku yang akan menangani Gedou Mazounya, Kamui!!" Kakashi berniat untuk menghisap patung Gedou Mazou menggunakan kemampuan mangekyounya.

"!!!" Tobi tersentak.

"Kalau aku memutus lehernya, akankah dia bisa bertahan?" Pikir Kakashi yang terus berusaha.

"!!" Tobi menghindari serangan Naruto. "Jangan terlalu optimis!!"

Kepala Gedou Mazou yang mulanya hampir terhisap kembali seperti semula.

"!!?" Kakashi kaget tak percaya, "Bagaimana bisa? Jangan bilang ..."

"Hyaaaah!!!!" Naruto kembali menyerang. Serangan yang benar-benar tanpa henti.

Blarrr!!!!!!

Batu yang dipijak oleh Tobi hancur berantakan akibat hantaman Naruto.

"Berhasil?"

Tidak. ternyata yang hancur hanyalah batunya. Tiba-tiba saja Tobi muncul dari tanah di bawah Naruto, serta bersiap untuk menyerang.

Buakkk!!!!!
Kipas Tobi menghantam tubuh bagian samping Naruto.
"Sial dia terlalu kuat! Aku bahkan tak bisa memukulnya"

"Batunya menghalangi jalan, sial" Guy yang ada di bawah meloncat melewati bebatuan yang jatuh menuju tempat itu.

"Bee-san!!" Kakashi meminta Bee untuk melakukan sesuatu.
"ya, aku mengerti" Ucap Bee kemudian Kakashi mengalirkan chakra ke kunai yang dibawanya.


Tobi tak henti-hentinya menyerang. Setelah kipas, ia kembali bersiap untuk menggunakan tangannya untuk menyerang.

"Terbang!!!" Saat itu juga, Hachibi melempar Kakashi menuju tempat Tobi berada. menembus bebatuan dengan kunai yang dialiri raikiri, dan kemudian berniat menggunakan itu untuk menusuk Tobi.

"Menembus bebatuan menggunakan raikiri ...
Bagus, kakashi!!" Ucap Guy dalam hati.

Bats!!!

Kakashi melempar kunai yang telah dilapisi chakra listrik itu.

"Terlambat" Tobi benar-benar cepat. lagi-lagi ia membuat dirinya tembus. Dan lebih hebatnya lagi, Setelah padat Tobi menendang dengan cepat kunai itu hingga akhirnya malah mengarah pada Naruto.

"!!!"

"Aku akan melakukan sesuatu pada kunainya, Naruto!
Janga khawatir!!" Kakashi menggunakan kamuinya sekali lagi untuk memindahkan tembakan itu menuju Tobi.

"Apa kau baik-baik saja, kakashi?"
"ya, tapi kalau bahkan serangan itu tidak berakhir, bagaimana bisa kita mengalahkannnya?"

Apakah serangan tadi mengenai Tobi?
Ternyata ia. Topeng Tobi sedikit tergores di bagian pipi kiri ...

Bersambung ke komik naruto 596


Juli 23, 2012

penemuan candi berusia lebih tua dari borobudur


Warga Dusun Minoyo, Kayen, Pati melaporkan penemuan adanya bangunan cagar budaya di desanya. Berdasarkan penelitian Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta akhirnya diketahu bahwa bangunan tersebut adalah peninggalan lama yang usianya diperkirakan lebih tua dari Candi Borobudur.

Menurut Ketua tim peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta Rita Istari.
"Berdasarkan ukuran batu batanya, kedua bangunan yang merupakan kaki candi tersebut diperkirakan dibangun pada abad 7 atau abad 9," ujarnya di Pati, Selasa (17/7).

Selain itu, lanjut dia, usia bangunan tersebut diperkirakan lebih tua dari bangunan Candi Borobudur dan tergolong sebagai temuan baru. Candi dengan struktur bata, katanya, banyak dijumpai di wilayah Jatim, sedangkan untuk wilayah Jateng merupakan temuan langka dan dinilai luar biasa”.

Untuk memastikan usia bangunan tersebut, harus ditemukan terlebih dahulu prasasti yang menunjukkan tahun, maupun huruf-huruf pada dua bangunan kuno tersebut.

Hasil ekskavasi pada dua bangunan kuno tersebut, memang menunjukan kaki bangunan candi.  Sebetulnya, lanjut dia, sebuah bangunan candi terdiri dari tiga bagian, yakni pondasi bangunan paling bawah, kaki candi, tubuh dan atap candi.

Tubuh dan atap candi di Desa Kayen tersebut, katanya, sudah hilang.  "Akan tetapi, temuan ini cukup luar biasa karena bisa ditemukan di daerah pedesaan," ujarnya.

Dengan temuan tersebut, di Kabupaten Pati memiliki potensi ada bangunan candi Mataram Kuno maupun Mataram Hindu. Terkait dengan hilangnya tubuh dan atap bangunan candi, diperkirakan karena faktor usia bangunan yang sudah tua serta pengetahuan masyarakat setempat yang sangat minim terkait bangunan bersejarah tersebut, sehingga banyak masyarakat yang memanfaatkan temuan benda-benda kuno tersebut.  

Seharusnya, kata dia, Dinas Pariwisata Kabupaten Pati memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya serpihan benda-benda kuno untuk diteliti sebagai penguatan dalam penelitian.

Penemuan tersebut berdasarkan laporan warga tentang adanya batu bata berukuran besar di arela persawahan Dusun Minoyo, Kayen, Pati. Tim yang mengidentifikasi temuan tersebut memperkirakan bangunan tersebut berasal dari zaman Mataram kuno. Dalam pengamatan tim ditemukan struktur batu bata yang ada pada bangunan cagar budaya itu masih tertata. Di lokasi ditemukan pula arca, serta artefak dari logam dan keramik. Hingga saat ini, tim peneliti baru menemukan dua bangunan candi. Mereka memperkirakan masih ada kemungkinan ditemukan candi-candi lainnya lagi di wilayah lokasi desa Kayen
Telah di temukan Dua bangunan kaki candi di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kedua kaki candi  tersebut diperkirakan merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno, sahut


sumber :facebook.com/Koran.Fesbuk
     mediaindonesia.com/read/2012/07/07/333864/289/101/Ditemukan_Candi_Mataram_Kuno_di_Pati

Juli 22, 2012

penyebab hati tidak tenang

Apakah sahabat semua merasa hati tak tenang? Pernahkan sahabat merasakan hal seperti itu ?, nah kalau pernah pertanyaanya kenapa hati sahabat tidak tenang ? apa sebabnya ?

Yuk simak :
Banyak hal yang membuat hati tidak tenang, bila hati tidak tenang apapun yang kita kerjakan akan berantakan dan tidak sesuai dengan yang kita harapkan, jka hati tidak tenang kita bisa saja berpikir sempit dan melakukan perbuatan yang buruk dan semakin menambah ketidak tenangan di hati kita, banyak orang kaya yang jatuh miskin karna tidak memiliki ketenangan hatinya, jadi uang bukan satu-satu nya hal yang bisa membuat hati seseorang tenang dan bahagia, banyak keluarga yang bercerai padahal mereka memiliki istri dan suami yang tanpan dan suami yang cantik tapi karna hati mereka tidak mendapat ketenangan dalam berumah tangga akhirnya mereka bercerai, nah jadi apa yang membuat hati kita tidak tenang ?
Menurut pengalaman saya :
1. Kesalahan
Jika kita punya kesalahan terhadap orang lain dan kita belum sempat meminta maaf itu akan membuat hati kita tidak tenang bukan ? atau mungkin kita punya salah kepada orang lain dan kita tak tau apa kesalahan kita, ini benar-benar pengalaman saya mungkin sahabat juga pernah merasakan hal yang sama ketika pacar kita berubah sikap karna kesalahan yang kita buat tapi kita tak tau kesalahan kita itu sering membuat hati kita tak tenang, dalam hal ini laki-laki lebih sering merasakan hal tersebut karna laki-laki tidak peka jadi kadang tak tau kesalahan apa yang dia perbuat.
2. Uang atau hutang
Saya sering melihat ibu saya gelisah karena tidak punya uang dan belum membanyar hutang , mungkin anda juga pernah merasakan hal yang sama. Untuk yang satu ini saya tak bisa menjelaskan lebih lanjut karna sama masih remaja belum punya hutang dan belum begitu memikirka uang. 
3. Tugas
Nah yang ini anak sekolahan dan para pekerja kantoran mungkin sering menglaminya bukan ? ketika kita diberi tugas oleh Bapak atau Ibu guru disekolah atau kiata diberi tugas dari atasan dan tugas itu harus segera selesai, sementara kita tidak dapat menyelesaikan tugas tersebut pada waktunya itu sering membbuat hati kita tidak tenang.
4. Ibadah Kepada ALLAH
Sebagai muslim kita berkewajiban untuk beribadah kepada ALLAH , lalu apa hubunganya dengan ketidak tenangan di hati kita ?, nah ini pengalaman saya ketika saya belum melaksanakan salat saya sering merasa tidak tenang takut ketika saya belum melaksanakan salat nyawa saya tiba-tiba di ambil dan kemungkinan buruk lainya.
Itu dia sahabat penyebab hati tak tenang menurut s Saepul Malik | Berbagi Itu indah™ mungkin ada yang sesuai dengan sahabat ada juga yang tidak. tapi yang sebenarnya yang membuat hati tidak tenang adalah karna kita jauh dari ALLAH. Dan ketenangan hati datangnya dari diri sendiri.
Dan mohon maaf bila ada salah-salah kata. Kesalahannya dari diri saya sendiri dan kebenaranya dating dari ALLAH SWT.
Semoga bermanfaat !!!

Original teks by : Saepul Malik | Berbagi Itu indah™

Juli 20, 2012

Bahaya kantong plastik

Kantong plastik, kita sudah tak  asing lagi dengan yang namanya kantong plastic atau kresek, setiap kita berbelanja kita tidak bisa lepas dari yang namanya plastik, disamping karna harganya murah plastik juga sangat praktis digunakan .
Pemakaian kantong plastik hampir tidak dapat dihindari dikehidupan sehari-hari manusia.  Bermacam jenis kantong plastik  telah digunakan membawa barang belanjaan dan dipakai untuk berbagai jenis kemasan, termasuk kemasan makanan dan minuman.  Plastik telah membuat semuanya menjadi lebih praktis dan sulit tergantikan. Namun tahukah anda bahwa banyak bahaya mengintai dari penggunaan plastik dan limbah plastik?
Bahaya kantong plastik :
Bahaya limbah plastik bukan omong kosong. Telah banyak penelitian membuktikan dahsyatnya limbah plastik mendatangkan bahaya termasuk potensi negatifnya dalam mendegradasi lingkungan.
Dampak negatif sampah plastik tidak sebesar  fungsinya. Butuh waktu 1000 tahun dan ada juga yang menyebut 200-400 tahun agar plastik dapat terurai oleh tanah secara terdekomposisi atau terurai dengan sempurna..
Saat terurai, partikel-partikel plastik akan mencemari tanah dan air tanah. Jika dibakar, sampah plastik akan menghasilkan asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan yaitu jika proses pembakarannya tidak sempurna, plastik akan mengurai di udara sebagai dioksin.
Dampak bagi Manusia
Senyawa ini sangat berbahaya bila terhirup manusia. Dampaknya antara lain memicu penyakit kanker, hepatitis, pembengkakan hati, gangguan sistem saraf, dan memicu depresi.
Plastik tersusun dari polimer. Dalam proses pembuatannya, ikut dimasukkan sejenis bahan pelembut (plasticizers) supaya plastik bertekstur licin, lentur dan gampang dibentuk. Tapi kalau plastik dipakai buat bungkus makanan, plasticizers bisa mengkontaminasi makanan. Apalagi kalau makanan yang dibungkus masih panas, si plasticizers dan monomer-monomernya makin cepat keluar dan pindah ke makanan lalu masuk dalam tubuh.
Dampak bagi lingkungan
Bagi lingkungan, kantong plastik juga mengakibatkan banjir, karena menyumbat saluran-saluran air dan tanggul sehingga mengakibatkan banjir bahkan yang terparah merusak turbin waduk.
Diperkirakan, 500 juta hingga satu miliar kantong plastik digunakan di dunia tiap tahunnya. Jika sampah ini dibentangkan maka, dapat membungkus permukaan bumi setidaknya hingga 10 kali lipat!
Setiap tahun, sekitar 500 miliar hingga satu triliun kantong plastik digunakan di seluruh dunia. Diperkirakan setiap orang menghabiskan 170 kantong plastik setiap tahunnya dan lebih dari 17 miliar kantong plastik dibagikan secara gratis oleh supermarket di seluruh dunia setiap tahunnya.
Perubahan iklim
Kantong plastik juga menjadi salah satu penyebab perubahan iklim utama di mana sejak proses produksi hingga tahap pembuangan, sampah plastik mengemisikan gas rumah kaca ke atmosfer.
Kegiatan produksi plastik membutuhkan sekitar 12 juta barel minyak dan 14 juta pohon setiap tahunnya. Proses produksinya sangat tidak hemat energi. Pada tahap pembuangan di lahan penimbunan sampah (TPA), sampah plastik juga mengeluarkan gas rumah kaca.
Nah setelah tau dampak dari bahaya kantong plastik diatas, apa yang seharusnya kita an pemerintah lakukan ?, nah mungkin untuk menawab pertanyaan ini kita dapat melihat dulu contoh dari Negara lain di bawah ini :
Di Bangladesh, kantong plastik DILARANG karena pembuangan kantong plastik yang semena-mena terhadap lingkungan telah membuat buntu selokan, sampai banjir. Di Perancis, pelarangan terhadap kantong plastik dilakukan mulai tahun 2010. Taiwan, Zanzibar, dan beberapa daerah di Alaska juga melarang penggunaan kantong plastik.
Di Irlandia, setiap kantong plastik akan  DIDENDA 15 sen, sehingga menurunkan penggunaan kantong plastik.
Pemerintah Afrika Selatan mewajibkan  produksi kantong plastik yang lebih TEBAL (minimal 30 mikron) dan lebih tahan lama, yang mudah di-recycle, serta tentu lebih mahal, sehingga penggunaan kantong plastik menjadi menurun. Karena kantong plastiknya tahan lama dan tidak cepat rusak, makan kantong-kantong ini bisa digunakan berulang kali. Kalaupun dibuang, bisa di-recycle.
Pemerintah Australia mengkampanyekan “SAY NO TO PLASTIC BAGS”, yang mendorong pembeli dan penjual untuk menggunakan kantong alternatif dan meningkatkan recycle kantong plastik.
Rantai supermarket, seperti Carrefour, memberikan DISKON apabila membawa kantong plastik sendiri, atau apabila pembeli meminta kantong plastik, mereka harus membeli.
Pemerintah Taiwan mewajibkan restoran dan supermarket untuk MENAGIH BIAYA TAMBAHAN   apabila pembeli membeli kantong plastik dan barang dari plastik. Penggunaan barang dari plastik menurun dengan cepat.
Pemerintah kota Sydney mengadakan KAMPANYE selama 2 bulan untuk mendorong masyarakat menukarkan 20 kantong plastik dengan 1 tas dari calico, dengan harapan mereka akan menolak apabila suatu hari diberi kantong plastik, dan menggunakan tas calico atau tas lainnya yang bisa di-recycle.
Produksi kantong plastik yang BIODEGRADABLE, sehingga bisa di-recycle, menurunkan jumlah bahan alam non-renewable yang diperlukan untuk memproduksi kantong plastik.
Adapun kriteria biodegradable adalah: 
1) kantong plastik harus habis tanpa meninggalkan jejak,
2) penghancurannya harus terjadi dalam 3-6 bulan, dan
3) tidak boleh menyisakan residu yang toksik. Di Austria dan Swedia, McD sudah menggunakan kantong plastik yang biodegradable.

Usaha diatas tentunya memerlukan campur tangan pemerintah karena harus dilakukan dalam skala yang besar dan memerlukan biaya yang besar pula.  Namun kita tidak harus menunggu pemerintah bertindak, tetapi  kita bisa melakukan hal berikut:

  • Pada saat belanja tidak meminta kantong plastik  yang banyak.  Membawa kantong  sendiri atau  membawa backpack kalau mau belanja.
  • Simpan kantong plastik yang masih bisa dipakai, untuk dipakai ulang kalau diperlukan. Kurangi membuang kantong plastik ke lingkungan.
  • Apabila menggunakan kantong plastik sebagai kantong sampah, tunggu sampai penuh baru menyerahkannya pada tukang sampah.
sumber referensi :

  • dreamindonesia.wordpress.com/tag/bahaya-kantong-plastik/
  • kompas.com

Alur Chapter Bleach 501

akhirnya bisa posting juga ni alur langsung simak aja nya.


Alur Bleach Chapter 501 : Hear Fear Here!!
SEBUAH SANGKAR YANG KOKOH... SAAT-SAAT KRITIS BAGI ICHIGO...

Terlihat Ichigo dengan nafas yang terengah-engah karena sejak tadi teus saja berusaha untuk menghancurkan sangkar yang mengurungnya.

“Hh... hh... Sial!” umpatnya saat lagi-lagi usahanya gagal.
“Bahkan Gekka... Bahkan Gekka Tenshou tidak berfungsi!” teriaknya frustasi.

BZZZZ...

Ichigo tersentak saat merasakan getaran dari ponsel yang dibawanya.

: : Pusat Penelitian dan Pengembangan : : memanggil : :

: : Kisuke Urahara : : terputus : :

“Urahara-san...!?” tanya Ichigo bingung. “Apa!? Apa yang terjadi!?” tanyanya sekali lagi. Namun tetap tidak ada jawaban.
“Sial! Ini tidak bekerja!! Apa yang terjadi, Urahara-san!?” teriak Ichigo frustasi.
“Sial! Sial!” umpatnya berkali-kali. Hampir putus asa karena tak bisa keluar dari kurungan yang dibuat oleh Opie.

 BLEACH 501 : HEAR. FEAR. HERE.

-Kita kembali ke Soul Society-


: : Sebuah Tebasan Penukaran : :

Tetesan darah terlihat begitu serangan dari As Nodt berhasil mengenai bahu kanan Kuchiki Byakuya.

“Kapten!” seru Renji berniat menghampiri Byakuya.

“Jangan mendekat!!” kata Byakuya yang langsung membuat Renji menghentikan langkahnya.

“Adalah hal yang bodoh jika kita menyerang musuh yang kekuatannya belum kita ketahui secara bersama-sama... Perhatikan pertarunganku dan cobalah untuk memahami kemampuannya,” lanjut kapten divisi 6 itu.

“Lalu... Aku akan menjadi orang yang menyerangnya!” seru Renji.

“Baiklah... Aku tidak berpikir kalau kau cukup pandai untuk membuatnya mengeluarkan kekuatannya,” kata Byakuya santai.

“Ugh... itu... mungkin itu benar.”

“Aku akan melakukan ini secepatnya... Tetap disana dan perhatikan!”

‘Ini aneh...’ batin Byakuya. Sementara As Nodt masih berjalan dengan tenang kearahnya.
‘Kenapa lenganku rasanya seperti membeku?’
‘Apakah tanduk-tanduk cahaya yang digunakan oleh musuh itu... mengandung racun atau semacamnya?’

“Apa kau menyadarinya?” tanya As Nodt yang semakin memperpendek jaraknya dengan Byakuya.

“Apa kau berpikir kalau itu adalah racun?” Byakuya masih terdiam mendengar pertanyaan lawannya barusan.
“Bukan... Itu adalah... Sesuatu yang hilang darimu sejak lama sekali...” kata As Nodt menjawab pertanyaannya sendiri.

“Cobalah untuk mengingatnya... Kau menjadi seorang kapten. Kau menjadi kuat. Kau bisa melampaui kemampuan musuh-musuhmu... Jadi kau melupakannya cukup lama...,” kaat As Nodt panjang lebar.
“Perasaan... yang paling penting untuk kehidupan seseorang... rasa takut.” Kata-kata As Nodt barusan membuat Byakuya tercengang.

“Kapten... takut...” gumam Renji tidak percaya.

“Kau kapten yang hebat... kau melawan dengan baik...” As Nodt kembali melanjutkan kalimatnya.
“Rata-rata shinigami akan mulai berteriak dalam ketakutan... dan menjadi gila saat pertama terkena panahku... Mereka akan mati, hati mereka tidak bisa melawannya.”
“Satu serangan dari panahku, akan mengembalikan semua rasa takut... Sekarang... Jika aku melangkah mendekati musuh. Sesuatu yang membawa kematian mungkin terjadi... Jika aku mengambil pedangku... jika aku mengeluarkannya... Jika aku menaikkannya... Jika aku menurunkannya... Musuh berbicara padaku... Sementara mereka menyiapkan beberapa jabakan... Jika aku menggerakkan jari tanganku... Jika aku menggerakkan mataku... Jika aku menarik nafas... Semuuanya terlihat mencurigakan... Aku tidak bisa berpikir dengan benar.”
“Tapi entah bagaimana perlawananmu dengan hanya menggunakan kemauanmu...” As Nodt masih saja terus berbicara, mengabaikan Byakuya yang sudah bersiap untuk menyerangnya.
“Mengejutkan,” katnya. “Tapi ini hanya mengejutkan. Itu tidak sama dengan rasa takut. Inti dari jantungmu sudah...” Byakuya kembali mengayunkan pedangnya namun As Nodt dengan mudah dapat menghindarinya. “...menangkap dirimu takut padaku.”

‘Takut?’ batin Byakuya. ‘Jangan bodoh.’
‘Tidak ada pertempuran tanpa ketakutan.’
‘Aku selalu bisa mengatasinya walaupun di ambang kematian.’

‘Aku tidak pernah menahan rasa takutku. Aku sudah menerima semua rasa ketakutanku selama pertempuran.’ Entah kenapa tiba-tiba bayangan akan wajah adiknya, Kuchiki Rukia, terlintas dalam ingatannya.
‘Menambah kekuatan untuk menakhlukkannya dan melangkah kedepan.’
‘Ketakutan hanyalah...’ wajah manis itu terbayang dalam pikiran Byakuya, namun tiba-tiba wajah cantik terrsebut menjadi begitu mengerikan. Dengan wajah yang mengelupas beserta tengkorak yang terlihat dan bola mata yang terlepas.
Byakuya membelalakkan matanya. Seketika konsentrasinya terbuyarkan dan membuatnya tidak bisa menghindari serangan dari lawannya.

“Kau tidak akan bisa bergerak,” kata As Nodt.

“Ketakutan bisa diatasi. Inilah yang cenderung dipercaya oleh petarung berpengalaman. ‘Takut dengan suatu alasan adalah benar,’ Kau bisa menghentikannya dengan pengalaman maupun kemauanmu. Jika kau tahu penyebabnya, kau bisa menghapus dan memilah alasannya. Tapi ketakutan yang sebenarnya adalah tanpa sebab. Karena itu bukanlah perasaan, tapi insting. Takut yang sebenarnya... tidak mempunyai sebab dan batas, seperti segerombolan serangga yang merayapi tubuhmu.”
“Kita tidak bisa... lari dari insting kita.”


“Uh...” Byakuya kembali mengayunkan pedangnya untuk menebas lawan dihadapannya. Dengan mudah As Nodt menghindar dan kembali mengeluarkan sebuah piringan logam seperti sebelumnya.
.



Helaian kelopak bunga sakura melayang ke arah seorang gadis shinigami yang tengah memegang erat zanpakutou-nya.
Matanya membelalak melihat adanya kelopak bunga sakura yang datang tiba-tiba.

“...Kakak...?”

Selamat Tinggal

Terlihat Byakuya yang tidak bisa lagi menghindari serangan As Nodt dan membuatnya jatuh dengan darah yang keluar dari luka di sekujur tubuhnya....

Bersambung >>> Bleach Chapter 502

Juli 19, 2012

Trik internet gratis internet indosat m3 terbaru juli 2012

kali ini saya akan share mengenai Trik internet GRATIS INDOSAT M3  terbaru juli 2012 , sebenarnya ni trik udah lama sih, tapi masih work kok, langsung simakdi bawah.

syarat : 
  • berlangganan paket harian fb *123#

settingan hp : 
  • Apn : indosat gprs
  • ip proxy : 141.000.011.047
settingan operamini handler :
  • http://m.facebook.com
  • socket:// m.facebook.com
  • proxy type : HTTP
  • proxy server : m.facebook.com
trik ini work ditempat saya, semoga work juga di TKP anda.


Alur cerita Naruto Chapter 594

Akhirnya setelah menunggu 1 minggu chapter 594 keluar juga, nah bagaimanakah kisah selanjutnya ?, yuk simak di bawah.

Alur Cerita Naruto Chapter 594

***Sebelumya di Naruto chapter 593***
Orochimaru dibangkitkan kembali oleh Sasuke. Dan kali ini, ia membantu Sasuke untuk mencari jawaban dan kemudian mengajaknya ke suatu tempat yang menurutnya sudah tak asing lagi baik untuk dirinya maupun Sasuke, dimana?

Judul: Leluhur
Teks Version by Beelzeta.com

Scene beralih ke tempat pertarungan antara Tobi melawan Naruto dan kawan-kawan...

"Gedou Mazo jadi aneh semenjak dia memasukan benda aneh itu ke dalam mulutnya ..." Ucap Guy.
"Baru saja ..."

"Aku ingin membangkitkannya di wujud sempurnanya" Kakashi teringat akan kata-kata Tobi sebelumnya dan lalu berkata, "Jangan bilang kalau ..."

"Lihat baik-baik!! Kemudian rasakan dengan kulit kalian ...
Ekor Sepuluh akan bangkit!!! Awal dari Akhir Dunia ini!!!" Teriak Tobi.

"Aku mengerti! Jadi, gedou Mazou itu adalah wadah dari ekor sepuluh!" Ucap Kakashi.
"Apa!? Ekor sepuluh!?" Naruto tak mengerti.

"Tunggu, apa yang sebenarnya terjadi!?" Kakashi juga bingung.
"Kalau Hokage kelima benar di dalam pertemuan, maka perang ini ...
Demi untuk mengumpulkan chakra ekor sembilan yang diperlukan untuk membangkitkan Kyuubi!!! Tapi, ekor delapan dan ekor sembilan masih memiliki chakra mereka,
terlalu berbahaya untuk mendekat ..."

"Kekuatannya tetap kuat, walaupun hanya serpihan ..."

"Ah!!!" Hachibi teringat akan kata-kata Tobi sebelumnya dan kemudian mendapat kesimpulan, "Tentacleku yang waktu itu, satu tentancle tetap saja memiliki chakra, apa ia mendapatkannya dari sana?" Hachibi lalu menjelaskannya pada Kakashi.

"Chakra dari tentacle ekor delapan ...
Kalau begitu, dia hanya butuh bagian dari tubuh bijuu?
Naruto ... kelihatannya kau juga sudah menyadari hal ini" Pikir Kakashi saat melihat ekspresi Naruto.

"Aku bisa merasakan chakraku di dalam kendi dan botol itu ..."

"Mmm, Naruto ...
Pindah, biar aku yang menjelaskan" Pinta Kyuubi dari alam bawah sadar Naruto.
Ehm, sama seperti Bee, kini Naruto dan Kyuubi juga bisa berganti.

"Tentang ekor sepuluh, dengar saja dari sini ...
Biar aku yang menjelaskan" Pinta Kyuubi.

"Jadi kau tahu tentang ekor sepuluh, Kurama?"

"Ya, tentu saja" Ucap Kyuubi dan kemudian mengambil alih tubuh Naruto.

"Semuanya, dengar ..." Ucap Kyuubi lewat Naruto.

"Hm!?"
"Suara itu!?" Guy dan Kakashi sempat kaget.

"Naruto dan ekor sembilan sedang bertukar tubuh sekarang ...
Ia ingin menjelaskan sesuatu ...
Mereka sudah jadi teman baik sekarang" Ucap Hachibi.

"Kalau dia hanya butuh bagian dari bijuu ...
Bagian chakraku dan Hachibi telah ada padanya" jelas Kyuubi.

"Kau juga!?" Kakashi kaget karena pertamanya mengira chakra Naruto belum diambil.

"Botol dan kendi yang dimasukan ke mulut gedou Mazou adalah senjata Rikudou Sennin ...
Mereka memiliki kekuatan yang sangat besar, apapun yang sudah masuk, tak akan bisa keluar lagi ...
dan di dalam kendi, terdapat Kinkaku, serta Ginkaku di dalam botol ...
Mereka mungkin dibangkitkan oleh Edo Tensei dan digunakan dalam perang ini,
serta telah tersegel di dalam senjata itu ..."

"Rikudou, lalu dua bersaudara Ginkaku dan Kinkaku, aku pernah mendengar nama mereka sebagai legenda ...
Tapi, kenapa bisa ada chakra Kyuubi pada mereka?" Tanya Guy tak mengerti.

"Mereka pernah bertarung melawanku ..." Jelas Kyuubi.
"Lalu, aku memakan mereka ...
Tetapi, mereka bertahan dengan memakan daging di dalam perutku dan menyerap chakraku ..."

"Dengan kata lain, Kinkaku dan Ginkaku masing-masing memiliki bagian chakramu ...
Lalu lelaki bertopeng mengambil mereka sebagai materi untuk membangkitkan ekor sepuluh ...
Dari Squad Darui ...
Informasi itu kita dapat dari Markas Pusat" Ucap Kakashi.

"Tapi chakra itu dan chakra Hachibi hanyalah sebagian kecil ...
Aku tak tahu ekor sepuluh seperti apa yang akan dibangkitkan nanti" Ucap Kyuubi.

"Sepertinya aku harus melakukan sesuatu sebelum itu benar-benar bangkit" Kakashi bersiap dengan sesuatu.

"Kakashi ...
Kau selalu saja membuka mulut dengan mudah ...
Tidak heran kau hidup dalam penyesalan" Tobi juga bersiap.

Tunggu dulu, Tobi tahu lumayan banyak tentang Kakashi, jangan bilang dia beneran Obito? Oh Kishimoto-sensei -_-

"Siapa kau!?" Guy bertanya lagi pada Tobi.

"Kau tak ingat wajah, jadi untuk apa memberitahumu?"

"Kakshi ...
Seperti yang kau katakan tadi, ini adalah kesempatan kita sebelum ekor sepuluh benar-benar bangkit ...
Kakek Rikuro pernah bilang kalau kebangkitan Ekor Sepuluh adalah sinyal akan hancurnya Dunia" Kyuubi yang sedang mengendalikan tubuh Naruto juga bersiap.

"Apa benar ekor sepuluh sekuat itu?" Naruto di alam bawah sadarnya juga mendengar penjelasan dari Kyuubi, dan ia bertanya.
"Aku bisa membayangkan kalau dia memiliki sepuluh ekor, tapi apalagi selain itu?" Tanyanya.

"Dia merupakan kumpulan dari semua chakra mulai dari ekor satu sampai aku ...
Dia merupakan awal dari semua chakra, Dewa yang menciptakan negara ...
Ame no Hitotsu no Kami ... Atara ... Deidara-bocchi ... Dia memiliki banyak nama" Jelas Kyuubi.
"Ia mampu menelan lautan, membelah daratan, membawa gunung ...
Dan merupakan nenek moyang dari semua yang ada di Dunia ini ...
Sederhananya dia gabungan dari semua Bijuu ...
Jujur saja aku tak punya kesempatan untuk menang melawannya ...
Tapi kalau hanya bagian chakra ekor delapan dan chakraku,
Kita tak akan tahu sebelum kita mencobanya" Lanjut Kyuubi.

"Kalian salah paham" Ucap Tobi, masih dalam pose merapal jutsu.
"Aku tak butuh ekor sepuluh yang sempurna untuk memujudkan rencanaku ...
Tujuanku hanyalah genjutsu terhebat, Mugen Tsukuyomi!!
Untuk membawa semua manusia di planet ini masuk ke dalam genjutsu ...
Untuk menyatukan Dunia ini, dan memberi kebebasan pada semua orang ...
Tak akan ada perang, tak akan ada kedamaian, tak akan ada apa-apa,
Sebuah Dunia yang sempurna ...
Dunia ini tak lagi butuh pahlawan seperti harapan atau masa depan ...
Kalau Ekor Sepuluh sudah benar-benar bangkit,
aku tak perlu yang sempurna untuk bisa menggunakan Mugen Tsukuyomi ...
Dan lalu kenyataan akan berakhir ...
Seluruh tekad yang ada akan berakhir sebagai mimpi tiada akhir ..." Ucap Tobi panjang lebar.

"Tukar balik, Kurama!" Pinta Naruto yang hendak mengatakan sesuatu pada Tobi. Kemudian, merekapun bertukar kembali.

"Aku ..." Naruto bersiap untuk berbicara dengan Tobi, "Aku memiliki seorang ayah! SEorang ibu! Dan Petapa Genit!!! SEmua anak ingin menjadi pahlawan!! Itulah kenapa aku bisa terus berlari maju tanpa kalah!! Aku akan menjadi Hokage yang menandingi semua generasi sebelumnya!!! Itulah mimpiku!! Bodoh!!!" Teriaknya ke Tobi.

"Meskipun kau tak pernah ingin mengakhiri kehidupan mudamu ...
Pada suatu titik, kau harus berhenti bermimpi" Ucap Guy.
"Yeah, mimpi adalah hal yang nantinya akan jadi kenyataan" Lanjut Kakshi.

"Mimpi, mimpi, mimpi, mimpi, begitu banyak mimpi!!
Mimpiku adalah dada wanita usia pertengahan,
kenyataan yang kau lihat ketika banyak mimpi jadi kenyataan adalah yang terbaik!!!" Ucap Bee sambil ngerap.

"Aku tak percaya bisa-bisanya kau mengatakan impian mesummu di saat seperti ini" Ucap Hachibi.

"Heh ..." Kyuubi hanya tersenyum kecil.

"Individualiti hanya akan membuat seseorang buta akan kebenaran ..." Ucap Tobi.
"Kata-kataku, kata-kata yang bukan apapun ...
Adalah kata-kata sesungguhnya yang akan membawa dunia ini pada kebenaran ..." Lanjutnya.

Whusss ...

TIba-tiba Naruto menghilang, begitu cepat.
Ternyata ia telah berada di mode Bijuu dan bersiap dengan sebuah rasengan di tangan.

Naruto meloncat, melesat untuk menghantam Gedou Mazou. Akan tetapi, Tobi menghalangi serangan itu dengan kipasnya, hingga membuat Naruto terpental dan kembali ke mode normal.

"Kelihatannya ini tak akan mudah ...
Aku rasa aku memang harus menampar topengmu terlebih dahulu" Naruto kembali bersiap.

"Tak akan ku biarkan kau menyentuh Gedou Mazou" Tobi juga bersiap.

Bersambung ke Naruto Chapter 595

Juli 14, 2012

Alur chapter Bleach 500

BLEACH 500.Rescuer in the Deep Dark
Text Version by : bleachindonesia.com

Beberapa pria dengan hakama marun tampak berlari menyusuri atap dan atas tembok Seireitei. Mengenakan plat kayu menutupi separuh atas wajahnya. Punggungnya memanggul semacam tas. Di dalam hakamanya tersingkap kain hitam. Tim Riteitai!

"Pesan diterima," ujar salah satu dari mereka, berbicara pada seseorang di seberang saluran komunikasi, "Karena mustahil terus-menerus mengirimkan pesan ke para taichou yang bertempur, kami akan memasangkan pedang pengirim pesan di setiap medan dan pergi!"

"Ba... Baik!" ujar Rin, suara di balik saluran itu, "Lakukanlah!!"

Alat semacam kunai segera dipancangkan di setiap medan pertempuran. Di medan Komamura, di medan Renji, bahkan di medan para prajurit biasa. Benda semacam kunai itu terpancang dengan semacam speaker yang berada di ujungnya. Hanya satu, di tempat Kyouraku Shunsui, yang agaknya belum berhasil terpancang--sang Quincy menembak jatuh salah satu anggota tim Riteitai yang berada di sana.

"Kepada setiap taichou, fukutaichou, dan pasukan di seluruh Seireitei!! Mohon dengarkan!!"

Suara Rin menggema.

"Shinigami pengganti, Kurosaki Ichigo, sedang menuju ke Soul Society!"

Mendengar nama yang tidak asing lagi bagi telinga mereka, dua orang terdekat Ichigo--Renji dan Rukia--segera menyadari panggilan tersebut.

"Quincy..." lanjut Rin, "Tidak bisa mencuri bankai-nya!! Sudah dikonfirmasi oleh Institut Penelitian dan Pengembangan!!"

Segera setelahnya, para shinigami lain menanggapi. Komamura, Hitsugaya, Kenpachi. Matsumoto, Byakuya, Ukitake... "Pasti gara-gara Akon..." sebuah suara menimpali. Hanya Kurotsuchi Mayuri yang menanggapinya dengan sinis. Namun di antara mereka ada yang berwajah paling cerah--dipenuhi harapan. "Ichigo-san... sedang menuju ke sini...!" Ryuunosuke Yuki.

Meski demikian harapan itu mungkin datang terlalu cepat.

"...Sebentar..."

Di Institut Penelitian dan Pengembangan, suara sang kepala terdengar muram.

"Ada apa, Akon-daisanzeki?"

"...Aneh... Reiatsu Kurosaki Ichigo di Garganta..."

Kalimatnya terhenti sejenak.

"...Lenyap..."

.
---BLEACH500.Rescuer in the Deep Dark---
.

Brak!

"Sialan..."

Pemuda itu terdengar sangat gusar.

"Apaan ini?! Benda ini..."

Masih sangat gusar, tangannya terus menerus mengayunkan pedang.

"Benda ini...!!"

Brak!

Entah sudah tebasan keberapa barusan itu. Di dalam Dangai, Kurosaki Ichigo terperangkap dalam sebuah penjara yang tampaknya terbuat dari partikel roh berwarna putih. Penjara itu menyekapnya dalam Dangai; mengeliling dirinya dan menutup baik pintu masuk maupun pintu keluar Dangai.

Bzz.

Sebuah suara masuk. Suara dari Institut Penelitian dan Pengembangan.

"Ada apa, Kurosaki?!" suara Akon terdengar jelas, "Ada yang terjadi?!"

"Akon-san?! Maaf, aku tak terlalu paham tapi aku tersangkut..."

"Hei! Jawab, Kurosaki!!"

"Akon-san?!" Ichigo berujar lebih keras. "Aku di sini! Kau tak dengar?!"

"Kurosaki!! Kurosaki!!"

Namun Akon hanya memanggil pada dinding yang tak bergema.

"...Sial, tak ada jawaban..."

Ichigo terdiam. Matanya mendelik. Menyadari bahwa suara di seberangnya tak bisa mendengar apa pun yang ada di sekelilingnya--termasuk suaranya yang barangkali sudah paling keras dalam ruang hampa Dangai itu.

"...Tapi jelas ada sesuatu yang terjadi di Garganta..."

Suara Akon kembali terdengar dari balik sana.

"Segera periksa!" perintah kepala riset itu, "Kirimkan tim Riteitai ke Senkaimon yang menghubungkan jalur ke Hueco Mundo!!"

"Meri-- UWAGH! UWAGH!"

Teriakan dan kegaduhan memotong instruksi Akon. Bukan teriakan dari pihak lain, tapi jelas dari antara anggota Institut Litbang itu sendiri.

"Ada apa?! Akon-san, apa yang terjadi?!"

Percuma.

"Akon-san!!"

Suara Ichigo hanya bergaung dalam ruang Dangai yang sepi.

...

Di Institut Penelitian dan Pengembangan, sesosok raksasa tampak menerobos masuk. Tubuhnya sangat besar, begitu pula lengannya besar dan panjang, bak seekor gorila. Di Seireitei, hanya empat orang yang mempunyai ukuran sebesar itu... dan tentu Institut Penelitian dan Pengembangan segera menganalinya dari semacam topi merah yang ia kenakan.

"Ji... Jidanbou?!"

"Apa yang kau lakukan?!"

Namun ia tidak tampak seperti Jidanbou yang biasanya. Bibirnya terkatup rapat. Pupil matanya tak tampak. Sayang tampaknya belum ada yang menyadari ini, ketika Jidanbou segera mengayunkan tangan raksasanya untuk melibas para anggota Institut.

"UWAGH!"

"Sialan!" Hiyosu, salah satu anggota yang menyerupai makhluk aneh yang bisa memanjangkan mata, segera bertindak cepat. "Sudah membuat data cadangan?!Kalian sembunyilah!!"

Tangannya bersiaga, terpancar partikel roh yang menyerupai pembentukan mantra Kidou.

"Akan kusegel tempat ini!"

"Hiyosu!!"

"Pergilah, Akon!!"

Mata pria bertubuh bulat itu mendelik pada atasannya.

"Kalau terjadi sesuatu denganmu..." ujarnya terpatah, "Tak ada yang bisa memimpin Institut Penelitian dan Pengembangan..."

Jleb!

Sebuah pisau tampak menusuk perut Hiyosu. Bukan ulah Jidanbou, jelas, tangan gorila besarnya tak mungkin bisa mencapai Hiyosu dengan pisau. Pupil Hiyosu masih mendelik, berputar ke bawah, untuk melihat siapa pelaku kecil yang menusuknya.

"...Rin... Apa-apaan kau...?!"

Rin, laki-laki bertubuh kecil memegang pisau itu dengan kebingungan. Wajahnya dilanda kekhawatiran, seakan ia baru saja melakukan hal yang tidak sengaja ia lakukan.

"...Eh...? Kenapa..."

Namun Jidanbou tak mau menunggu. Lengannya diangkat. Genggamannya mengepal. Wajahnya datar. Dan tinjunya mendarat di lantai Institut Penelitian dan Pengembangan... beserta para anggota yang berada di atasnya. Meski Suara keras yang menghancurkan dinding dan sebagian besar yang berada di dalam Institut itu terdengar menyakitkan. Sementara di belakang raksasa itu... tampak sesosok dengan sepatu yang mencuat, tertawa mencurigakan.

"GYAAAAH"

Ichigo, terengah, tak bisa berbuat apa-apa mendengar segala kegaduhan yang terjadi di seberang sana. Di benaknya barangkali terbayang kengerian akan kematian dan ketidakberdayaan rekan-rekannya di Institut Penelitian menghadapi penghancuran.

"Ada apa, Litbang!! Apa yang terjadi?!"

Sebuah suara yang akrab di telinga Ichigo juga terdengar dari balik salurannya.

"Renji?!"

"Sial... aku cuma bisa dengar teriakan dan ledakan...! Apa musuh sudah sampai di Litbang?!"

Satu lagi suara yang akrab.

"Dan Rukia..."

Ichigo terdiam sejenak. Tapi matanya masih mendelik, seakan kengerian terpancar keluar dari pupilnya.

"Woah?!"

Suara lain mulai terdengar.

"Tunggu, benda ini sudah tak berfungsi?!"

"Apa yang terjadi?!"

"Abaikan! Fokus ke musuh!!"

Peluh menetes dari wajahnya. Air mukanya semakin biru.

"Kenapa aku bisa dengar suara semua orang... Walau mereka bukan di Institut Penelitian?!"

"UWAAAAAAH!!"

"Setan!!"

"Taichou!!"

Suara-suara lain terus mengisi saluran komunikasi Ichigo.

"Apa-apaan mereka itu...?"

"AAAAAAAAAAAAAAAAKH"

"Apa yang terjadi?!"

Terus mengisi.

"Sialan... Sialan...!!"

"DIAM!! DIAM!!"

"Kau tak apa-apa?! Aku di sini!!"

Dengan jerit. Dengan kengerian.

"UAGH!"

"Kau tak akan kumaafkan!!!"

"Kubunuh kau, brengsek!!"

Dengan derita. Dengan kemarahan.

"Lakukan saja sendiri!"

"Sakit... sakit sekali!!"

"Apa yang bisa kulakukan?!!"

Dengan rasa takut.

"KYAAAAGH"

"Tolong aku...

"HENTIKAAAAAAN"

Suara-suara itu bergaung dalam ruang hampa Dangai yang sepi. Dalam ruang yang awalnya hanya menangkap bunyi dari gerak langkah Ichigo dan tebasan pedangnya, kini menyimpan penderitaan, kemurkaan, dan kengerian yang terjadi di Soul Society--satu dimensi yang jauh di sana. Mengisi seluruh ruang hampa, dan terdengar sangat dekat bagi seorang saja; bagi Kurosaki Ichigo.

"Ichigo pasti akan datang!!!"

Dan di tengah-tengah kengerian itu, ia mendengar namanya disebut. Ia mendengar namanya menjadi harapan.

Tebasan kembali berayun. Pedang kembali beradu dengan jeruji. Suara gaduh dari medan pertempuran digantikan dengan dentingan pedang. Dentingan penuh keputusasaan yang dilancarkan terus tanpa henti--dentingan keputusasaan yang tak mengubah apa pun kondisi.

"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAARGH!!!!!!!!!!!!!!!!"

Ichigo mengangkat Tensa Zangetsu dengan kedua tangannya, berupaya sekuat tenaga menghancurkan jeruji itu dengan ledakan spiritual. Namun hanya getaran hebat yang dihasilkan--tanpa menggores jeruji itu sedikit pun.

"Kasar sekali kau di dalam sana..." di Hueco Mundo, dentingan itu bergema pelan. Sesosok Quincy yang kini bertubuh kekar berdiri memandang gerbang Garganta yang tertutup. "Tapi percuma..."

"Yang Mulia memberiku huruf "J". Kirge Opie, "The Jail"!!"

Sahutnya begitu keras, seakan penuh kemenangan.

"Kau tak akan bisa kelar dari penjaraku!!!"

Matanya melotot, mulutnya terbuka lebar. Setelah upaya yang sia-sia mencuri bankainya, barangkali ini adalah prestasi luar biasa bagi Opie--memenjarakan Ichigo dalam jurang kenestapaan.

"...Kalau begitu..."

Opie dengan cepat mengendalikan emosinya. Wajahnya kembali tenang. Ia berbalik menghadap dua rekan Ichigo yang tampak tak berdaya.

"Sebelum kekuatan yang kuserap dari monster itu lenyap..." ujarnya, tersenyum, "Akan kusingkirkan kalian..."

"Tu... tunggu...!" Urahara, tubuhnya tertancap anak panah dari Opie, tak bisa mencegahnya.

Saat itulah terjadi ledakan besar.

BLAR!!!

Api reishi yang sangat besar, meledak tepat di belakang Opie. Api reishi tersebut membentuk pilar raksasa yang menjulang tinggi, dengan ukuran lebih besar dari tubuh Opie saat menyerap Ayon. Bersaman dengan itu, ledakan itu membelah badan Opie menjadi dua secara vertikal. Lengan kiri dan kaki kirinya terpisah dari badannya.

"Gah..."

Urahara, tak menyadari siapa yang melakukan hal barusan, tertegun.

"Itu?! Siapa--"

Dalam hitungan detik, pelakunya melesat. Melesat lebih cepat dari kejapan mata.

Dan sebilah zanpakutou terpancang persis di samping wajah Urahara.

"Gawat...!"

Bersambung Bleach 501

Alur cerita Naruto 593

setelah sekian lama tidak posting akhirnya saya dapat posting juga ni alur walaupun udah sangat terlambat tapi gak papalah jom yang mau baca 


Alur Cerita Naruto Chapter 593

Judul: Kebangkitan Orochimaru
Teks Version by www.Beelzeta.com

"Bertemu dengan Orochimaru? Apa maksudmu?
Dan siapa orang yang tahu segalanya??" Suigetsu tak mengerti, ia bertanya-tanya pada Sasuke. Akan tetapi, Sasuke hanya menjawab dengan sebuah kalimat singkat, "Itu bukanlah urusanmu"

"Apa? Ini tidak masuk akal ...
Yang lebih penting, mustahil kau bisa membangkitkan kembali Orochimaru" Ucap Suigetsu lagi. "Kau mungkin berpikir menemui Orochimaru untuk bertanya bagaimana cara menggunakan kekuatan di dalam gulungan itu. Tapi kalau kau menyisihkan waktumu, kurasa kau akan bisa melakukannya tanpa bantuan Orochimaru ...
Itulah alasan kenapa aku mencarimu"

"Ada hal-hal yang hanya bisa dilakukan oleh Orochimaru" Ucap Sasuke.

"Sasuke, kau itu murid terbaiknya Orochimaru kan ...
Jadi harusnya kau bisa ..."

"Suigetsu, kamu ..."

"Apa?"

"Kau terlalu meremehkan Orochimaru" Ucap Sasuke.
"Apa!!? Bukan begitu!!! Aku bukannya meremehkannya!!!
Alasan kenapa kau bisa mengalahkan Orochimaru sendiri hanyalah karena dia tak bisa menggunakan tangannya akibat Shiki Fujin!!" Bentak Suigetsu.
"Kau sendirilah yang meremehkannya!!!
Bahkan meskipun kau bisa membangkitkannya, mungkin dia memang tak akan bisa menggunakan tangannya, tapi tetap saja itu terlalu berbahaya!!! Dia akan mengincar tubuhmu lagi!!! Dan kalau dia mengetahui tentang perang ini, dia pasti akan ikut ambil bagian juga! Bagaimanapun dia juga ingin menghancurkan Konoha!! Lalu, kita tim Taka akan dipaksa ikut bertarung!! Apa kau baik-baik saja dengan itu!? Sekarang adalah generasi kita!!!" Suigetsu terus mengoceh sementara Sasuke mendekati Anko dan merapal suatu jutsu.

"Dan lagi, aku tak ingin bertemu Orochimaru lagi ...
Aku tak ingin melihat wajahnya lagi"

"Bisakah kau diam, Suigetsu?" Pinta Sasuke.
"Daripada terus mengoceh, lebih baik bantu aku ambil bagian tubuh Kabuto dan bawa padaku"

"Eh??" Suigetsu tak mengerti, memangnya untuk apa?

"Apa kau pikir kalau kau tak mau mendengar kata-kata seseorang, orang itu akan mau mendengarmu?" Suigetsu menolak.

"Kalau begitu, biar aku saja yang melakukannya" Juugo mendekat ke Kabuto.

"Hei Juugo, apa kau baik-baik saja? Orochimaru akan dihidupkan lagi!"

"Aku tak peduli" Ucap Juugo.
"Tekad Sasuke adalah tekad Kimimaro juga ...
Dan aku akan membantu mewujudkan tekad itu" Juugo mengambil (?) sedikit bagian tubuh Kabuto.

"A-apa-apaan ini!?" Suigetsu masih terlihat tidak setuju.

"Di desaku, ini disebut transpormasi Sennin ...
Aku juga bisa bertranspormasi seperti itu ...
Tapi untuku, itu disebut Transpormasi segel kutukan" Juugo menaruhnya di pundak Anko, di lokasi tanda kutukannya berada.

"Untuk menekan segelnya, Fuuja Hounin" Sasuke melakukan ssesuatu pada tanda itu.
"Yang harus aku lakukan adalah kebalikannya, Kaija Hounin!"

Tiba-tiba saja, dari tanda segel itu muncul seseosok ular. Dan dari dalam mulut ular itu, muncul Orochimaru.

"..." Suigetsu ketakutan, bersembunyi di balik tubuh Kabuto.

"Jadi kau yang membangkitkanku ya ..."

"He-hello, lama tak jumpa" Ucap Suigetsu.
"??" Orochimaru malah fokus melihat Kabuto yang lemas tak berdaya.

"Orochimaru, aku ingin kau melakukan sesuatu untukku" Pinta Sasuke.
"Kau tak perlu menjelaskan semua detailnya,
aku sudah mengamati semuanya dari dalam tubuh Anko ...
Aku menaruh chakra senninku dan membagi kesadaranku sendiri di dalam segel itu ..."

"Jadi, kau pasti sudah tahu tentang perang ini kan?"

"Tentu" Ucap Orochimaru.
"Tapi aku ingin mengatakan sesuatu padamu Suigetsu,
aku tak tertarik dengan perang ini"

Tampaknya Orochimaru juga mendengar keluhan Suigetsu tadi.

"Eh!?"

"Perang ini dimulai oleh orang lain ...
Kalaupun ada yang membuatku tertarik, itu adalah tubuhmu, Sasuke!
Tapi meski begitu, aku rasa aku tidak memiliki kekuatan yang cukup sekarang untuk mencuri tubuhmu sekarang"

"Ini" Sasuke memperlihatkan gulungan itu.

"..." Sejenak Orochimaru terdiam, kemudian bertanya ...
"Apa yang sebenarnya ingin kau lakukan setelah bertemu dengan mereka?"

"Aku tak begitu tahu tentang ini ...
Aku ingin mendengar semuanya dari mereka" Ucap Sasuke.

"Semuanya?
kau tak perlu mengkhawatirkan itu, bagaimanapun juga kau adalah anak-anak"

"Bukan begitu!" Ucap Sasuke dan kemudian teringat akan kata-kata Itachi :
"Lebih dari siapapun, aku hanya menganggapmu sebagai seorang anak kecil ...
Aku tak pernah mengakui kekuatanmu ...
Tapi setelah aku memikirkannya lagi ...
Mungkin saja waktu itu kau mampu merubah ayah, ibu, serta klan Uchiha ...
Kalau saja aku menemuimu dengan baik sejak awal,
Kalau saja aku memberitahu kebenarannya sambil melihat dari sudut pandangmu ...

"Aku bukan anak kecil lagi sekarang" Ucap Sasuke ke Orochi.

"Tak peduli apapun yang kau lakukan setelah ini ..." Sasuke kembali teringat kata-kata Itachi.

"Aku ingin tahu apa yang mengawali semua ini ...
Aku ingin tahu bagaimana seharusnya aku bertindak" Ucap Sasuke.

"Apa kau ingin memikirkan kembali tentang balas dendammu?"

"Tidak" Tegas Sasuke.
"Ini tidak seperti aku meragukan tentang balas dendamku ...
Aku bertemu Itachi kembali dan kebencianku terhadap Konoha semakin meningkat ...
Tapi, aku ingin tahu bagaimana perasaan Itachi ...
Perasaan seorang manusia yang bahkan setelah namanya dinodai,
Tetap saja memikirkan desanya ...
Tetap berkeinginan untuk melindunginya ..." Ucap Sasuke.

"Apa itu Itachi? Apa itu Klan? Apa itu desa?
Dan, aku ingin mencaritahu semuanya serta menemukan jawabanku sendiri ..."

"Dia yang sekarang benar-benar berbeda dari saat dimanipulasi oleh Itachi, serta digunakan pleh Tobi dan aku" Pikir Orochimaru dan kemudian pergi mendekat ke tubuh kabuto.

"Aku tak tahu kenapa, aku merasakan sensasi yang aneh" Pikir Orochimaru lagi sambil menaruh telapak tangannya di tubuh Kabuto.

Satt ...
dengan cepat, Suigetsu yang masih ketakutan menjauh dari tubuh Kabuto dan berdiri di sebelah Sasuke. "Dia pasti ingin menghisap seluruh kekuatan Kabuto dan membunuhnya!!
Aku beritahu kau, sebaiknya kita berhati-hati, mungkin saja dia ingin menangkap kita saat kita lengah" Ucap Suigetsu. Namun yah, Sasuke tak mempedulikan ocehan Suigetsu itu.

"Kau tidak seburuk itu ...
Sebagaimana kau sekarang" Orochimaru membuat Kabuto yang berada di mode Sennin kembali ke mode manusia.

"Lihat!!! Dia pasti menghisap chakranya!!!"

"Bukan, bukan begitu ..." jelas Juugo.
"Dia hanya melepas transpormasi sennin Kabuto dan mengambil chakranya yang ada di dalam tubuh Kabuto kembali, kelihatannya dia tak ingin mengambil chakra Kabuto"

"Baiklah, aku akan bekerjasama denganmu, sekarang ikuti aku" Pinta Orochimaru.
"kemana kita akan pergi?" Sasuke bertanya.

"Ke tempat yang juga sangat kau ketahui ...
Ayo kita pergi" Ajak orochimaru, dan akhirnya ia dan Sasukepun bersiap untuk menuju tempat yang dimaksud.

Bersambung ke Naruto Chapter 594

Juli 13, 2012

Alur Chapter Naruto 592

Alur cerita naruto chapter 592

Judul: Kekuatan Ketiga

Sasuke masih termenung, dan kemudian teringat akan Desanya, ingat akan sang kakak, keluarganya ...

"Apa itu ...
Klan?"

Juga terlintas gambaran tetua Konoha, ingat akan Desa Konoha ...

"Apa itu ...
Desa?"

Kemudian bayangan akan kelima kage, para shinobi ...

"Apa itu ...
Shinobi?"

Sasuke kemudian memandang ke arah Kabuto yang masih tak mampu berbuat apa-apa, dan lalu mengaktifkan mangekyou sharingannya.

"Apa sebenarnya aku ini?" Sasuke terus termenung. Hingga tiba-tiba, bagian atas gua tempat Sasuke berada runtuh. Dan dari sana, dua shinobi yang sudah tak asing lagi muncul, Suigetsu dan Juugo.

"Ketemu kau!!!" Ucap Suigetsu.

Di sisi para kage, Madara masih tampak berdiri tegak.

"Apa maksud semua ini ..."

"Aku rasa setelah bertarung melawanku, harusnya kalian sadar ...
Bahwa aku bukanlah orang yang akan membiarkan dirinya terikat oleh suatu jutsu ..." Ucap Madara.
"Lalu kemudian, Susano'o sempurna ...
Dikatakan kalau orang yang melihatnya pasti mati ...
Tapi akan sedikit memalukan jika aku mengeluarkannya lagi ...
Setelah menariknya sekali ...
Kesenanganku disini telah hilang,
Aku rasa sebaiknya sekarang aku pergi mencari Kyuubi ..." Madara sudah tak tertarik lagi akan perang ini dan berniat untuk pergi.

"!!" TibaTsuchikage teringat kalau sebelumnya ia telah berpesan pada Naruto :
"Serahkan saja Madara pada kami, kami pasti akan mengalahkannya ...
Kau bisa pergi dengan selamat" Tsuchikage telah berjanji seperti itu pada Naruto ...
Jadi, dia tak mungkin membiarkan Madara kabur dan lalu mencegatnya.

"Tsuchikage-sama!!! Dia bukanlah musuh yang bisa kita kalahkan!!!" Teriak Mizukage,
seolah berkata untuk membiarkan saja Madara kabur.

"Tapi kita harus melakukannya,
kita harus menghentikannya disini!!!" Tsuchikage berdiri di depan Madara.

"Sungguh membosankan ..." Ucap Madara.

Di sisi Naruto, ia dan rekan-rekannya sedang bertarung menghadapi Gedou Mazo ...

Kakashi menggunakan elemen petir, sementara Guy membantu dengan tendangan ...
"Rasakan ini, Little Finger Atack!!!"

Kemudian, Hachibi dan Naruto menghantam dengan tangannya. Gedou Mazo rebah.

Tobi tampak benar-benar terdesak.

"Heh, kelihatannya kau kelelahan!" Ucap Naruto.

"Apa maksudmu?"

"Aku tak bisa melihat wajahmu, jadi aku bisa membayangkannya ...
Kalau kau terganggu dengan itu, cepat buka topengmu dan tunjukan kalau kau tidak kelelahan!!" Ucap Naruto.

"Hah, sudah ku bilang kan ...
Jangan memprovokasi lawan" Ucap Kakashi.

"Ayo Naruto!!" Dukung Guy.

Sat sat sat ...

Boft

Tobi merapal jutsu dan kemudian sebuah gentong muncul.

"Aku rasa aku harus melakukan ini" Tobi bersiap.

"Apa itu??" Kakashi bertaynya-tanya.

"Sebenarnya aku ingin membangkitkannya kembali dalam bentuk yang utuh ...
Tapi meskipun cuma sebagian, tetap saja masih mempunyai kekuatan ...
Sudah terlambat bagi kalian, Ini dia waktu yang sudah dijanjikan!!!"

"Uargghh!!!!!" Gedou Mazo kembali bangkit.

Kembali ke sisi Sasuke, ia terduduk sementara Suigetsu mengamati Kabuto ...

"Apa ini benar-benar Kabuto?
Menjijikan sekali ...
Ular besar ini keluar dari mulutnya ..."

"Biarkan saja dia seperti itu" Kata Sasuke.

Sementara itu, Juugo mengamati keadaan Anko ...
"Dia, masih hidup ..."

"Hei Juugo, jangan menyela saat aku berbicara dengan Sasuke!"

"!!" Tiba-tiba Sasuke teringat kata-kata Itachi :

"Desa mungkin penuh dengan pertentangan dan kegelapan, tapi ...
Aku tetaplah Uchiha Itachi dari Konoha ..."

Lalu, kata-kata Shisui ke Itachi yang Sasuke saksikan :

"Aku hanya bisa memohon padamu, temanku ...
Lindungilah desa ini, dan nama Uchiha ..."

"Sudah ku bilang, aku punya hal yang harus kulakukan ..."

"!!" Sasuke menyadari sesuatu.
"Aku mengerti, jadi dia masih ada ..." Ucap Sasuke.

"Hei, ngomong-ngomong, lihatlah ini" Suigetsu menyodorkan gulungan yang ia temukan di persembunyian Orochimaru.

"?" Sasukepun melihatnya.

"Bagaimana? Bukankah itu keren?
Dengan ini kita para elang akan bisa menguasai Dunia Shinobi ..." Ucap Suigetsu.

"Ini dia ..." Ucap Sasuke.

"Eh?"

"Seseorang ...
Yang tahu segalanya" Ucap Sasuke lagi.
"Ngomong-ngomong, ada seseorang yang ingin aku temui ...
Aku akan pergi dulu" Sasuke bangun dari duduknya.

"Eh? Siapa?" Suigetsu tak mengerti.

"Orochimaru" Sahut Sasuke.

"Hah?"
"Hm?" Suigetsu dan Juugo tak mengerti.

"Apa katamu? Bukankah kau sendiri yang sudah membunuh Orochimaru?
Aku membawakanmu ini karena ..."

"Dia orang yang tangguh" Ucap Sasuke.

"Dia tak akan menghilang semudah itu ...
Aku ingin menemui orang sialan itu karena ada sesuatu yang perlu dia lakukan ...
Klan ...
Desa ...
Aku ingin bertemu dengan seseorang yang tahu segalanya" Sasuke bersiap untuk pergi,
Sementara di medan perang pertarungan masih terjadi.

sumber : www.beelzeta.com

Bersambung Naruto chapter 593