Laman

April 25, 2013

Alur Chapter Hunter x Hunter 209 versi teks


Sebelumnya hapter 208
Gon siap melacarkan jurus andalanunya kepada knuckle walaupun nen dalam diri gon sudah hampir habis killua dan knuckle pun keheranan melihat apa yang dilakukan gon

Gon mengumpulkan aura yang besar di tangan kanannya, begitu juga Knuckle dia melindungi tubuhnya dengan auranya.

“Mustahil, Knuckle tak terluka sedikitpun, dia menangkis semua serangan dengan mudah...!!!
Ini pasti akan menjadi serangan Gon yang terakhir, ini akan segera berakhir !” pikir Killua.

Hunter x Hunter Chapter 209
? Tanda tanya ?
==============

Sementara itu Gon memulai serangannya.

“Jan !! Ken !! Kertas !!!” Gon menembakkan bola aura dari telapak tangannya, tepat mengarah pada Knuckle. Knuckle dan Killua tampak kaget melihat serangan Gon.

“Pancaran sinar...!! Namun....” pikir Knuckle bersiap menepis serangan Gon. “dibandingkang dengan kekuatan serangan dari "Batu", ini lebih lemah...
Nampaknya, kau hanyalah bocah ingusan, serangan tembakmu sangatlah amatiran. Tak punya kecepatan !!! Tak punya kekuatan !!! Pada level ini pastinya tak ada tipuan dalam serangan kali ini. Aku hanya perlu menangkisnya dan ini akan segera berakhir !” lanjutnya meremehkan serangan Gon.

“Oraaaaaaa !!!” teriak Knuckle menepis serangan Gon dengan mudah.

Namun.....
“Aikode...” Knuckle kaget karena Gon sudah ada di belakangnya, ternyata serangan tadi hanya pengalih perhatian. “Aiko!? Dia gunakan serangan tembakan ini untuk mengalihkan perhatianku, sehingga dia bisa menyelinap ke belakangku.”

“Jajanken serangan kombinasi !! Batu !!” teriak Gon sambil memukul Knuckle tepat di punggungnya.
“Aaahhhh....” Knuckle sangat kaget dengan serangan tiba - tiba Gon, dia tak mampu menghindar, tetapi....

BUUUKKKK
Tiba - tiba Gon rebah tanpa mampu melukai Knuckle.
Ternyata Gon kehabisan aura sebelum menggunkan serangan terakhirnya (Batu).

“Sebelum dia menggunakan "Batu", sepertinya kau sudah kehabisan semua auramu.” batin Knuckle melihat Gon pingsan. “Jika bukan karena itu aku pasti akan kalah !” lanjutnya dengan ekspresi takut.


Setelah itu Killua membopong Gon untuk dibawa pulang.
“Mau kemana kau, Berandal!?” tanya Knuckle.
“Kami akan pulang dulu.” jawab Killua.
“Kau tidak mau bertarung? Aku masih punya cukup energi.” tanya Knuckle lagi.
“Tidak, Gon akan melawanmu besok !!! Aku ragu hasil akhirnya akan seperti hari ini.” jawab Killua. “Aku akan mengalahkan Shoot.” lanjutnya lalu berjalan pergi.

“Hai, kalau begitu bilang pada Gon besok aku akan bertarung dengan bersungguh - sungguh, jadi bersiaplah untuk mati !!” ucap Knuckle percaya diri.
“Kedengarannya kau sangat yakin sekali ya. Apa kau yakin dengan itu?” ledek Killua.
“Dasar berandal, tentu saja aku yakin !!” tanggap Knuckle kesal.
“.... Besok.
Aku tak peduli bila kau yang menang, walau kau bertarung dengan tidak bersungguh - sungguh.” ucap Killua sementara Knuckle hanya terdiam mendengarkan. “Tapi jika kau kalah karena kau tidak bersungguh - sungguh, aku tak akan memaafkanmu.” lanjut Killua dengan wajah serius.

Killua pun membawa Gon pulang, sementara Knuckle masih di sana, lalu datang Shoot.

“Kenapa kau mambantu mereka terlalu banyak? Apa yang kau pikirkan?
Pada akhirnya, kau akan dikecam oleh mereka karena hal itu. Jika kau tak ingin pergi ke NGL, kita mungkin hanya perlu memberikan kepingan ini pada mereka saja. Dan kemudian, mereka tak akan menerimanya kalau seperti ini.” celoteh Shoot yang baru datang membuat kesal Knuckle.
“Kau... Sudah diam sajalah, kau bertingkah seolah kau tahu segalanya.
Yang kau lakukan sebulan ini hanya membuntuti mereka saja, dasar berandal !” ucap Knuckle kesal dengan ocehan Shoot.
“Aku akan ikut.” ucap Shoot datar. “Besok aku juga akan bertarung.” lanjutnya sementara Knuckle hanya diam

Beralih ke tempat Gon.
Gon sedang tidur nyenyak setelah mendapat pijatan dari "kemampuan" Bisc.

“Tidurlah yang nyenyak !
Aku telah memijatnya, jadi dia bisa bertarung besok dengan kondisi terbaik.” ucap Bisc pada Killua yang tengah melihat keadaan Gon. “Tapi masalahnya adalah Killua, ini berdasarkan perkiraanku, kalau Killua belum pernah dapat kesempatan bertarung dengan lawannya sebulan ini.” lanjutnya dalam hati.

“Killua !” Bisc memanggil Killua.

“Ayo bertarung melawanku.” ucap Bisc sambil membuka mantelnya.

Killua akan menjalani latihan khusus dari Bisc, mampukah Killua melaluinya?

bagaimanakah kelanjutan kisahnya 
Bersambung..........

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan komentar disini, dan gunakan bahasa yang baik dan benar, dan juga saya beritahukan blog ini DOFOLLOW.