Laman

Oktober 23, 2012

Alur ceritta Bleach chapter 513 versi teks 514

Bleach chapter 513
SEBELUMNYA<<<

Bleach chapter 512
Sosok shinigami yang baru tiba itu kini berada di hadapan Juha Bach, mencoba menghalangi langkah musuh yang telah mengalahkan Genryuusai. Kurosaki Ichigo, kini dia berdiri tegap, tanpa rasa takut di hadapan Juha Bach dan Haschwald.
Foto: Chapter 512. Everything but The Rain [Text Version]
............

Kenyataan pahit harus diterima oleh Soul Society. Gotei 13, pasukan militer yang bertugas menjaga keseimbangan dua dunia itu telah kehilangan seorang yang begitu berarti bagi mereka. Mereka tak lagi mempunyai seorang pemimpin. Iya, Yamamoto Genryuusai telah kalah, telah roboh dikalahkan sang Juha Bach, musuh lama dari masa lalu.

Kepanikan semakin melanda Seireite. Mereka seolah tak dengan apa yang mereka rasakan. Reiatsu pemimpin tertinggi Gotei 13 itu sudah tak bisa lagi terasa. Keadaan semakin bertambah tak terkendali sesaat para pasukan suci itu melakukan penyerangan kembali, dengan pasukan yang lebih banyak dari sebelumnya. Pertumpahan darah kembali tak terelakkan. Kematian kembali tak bisa dihentikan. Sunggun tak sedikit jiwa-jiwa yang telah terenggut di perang kali ini.

...
'Jangan menghilang. Bahkan kekuatan shinigami senior Genryuusai pun tak bisa menghentikan serangan Quincy... tapi tiba-tiba...!
'
Di tempat lain, terpisah dengan medan pertempuran, Akon berjuang dengan sisa tenaganya, melakukan sesuatu yang bisa berarti untuk Soul Society. Tubuhnya terluka parah, penuh dengan tusukan pisau-pisau yang masih menancap di punggungnya. Namun tangannya masih bisa dia gerakkan, jari-jarinya masih bisa bergerak walau tak selincah biasanya.

"Akhirnya." Suaranya terdengar begitu lemah, menahan rasa sakit yang harus dia terima. Namun, masih ada sesuatu yang harus dia lakukan, sebelum semuanya terlambat. "Maaf, sebenarnya aku ingin membukanya dari tadi, tapi aku tak bisa."

Sesaat setelah tersenyum puas tubuhnya roboh, menopang pada tombol-tombol yang selalu menjadi pekerjaannya. Sepertinya dirinya telah melakukan sesuatu yang besar. Di belakangnya, berdiri seorang Quincy. Quincy yang bertanggung jawab atas hancurnya tempat ini, atas meninggalnya para shinigami-shinigami cerdas itu.

"Ah, siapa kau?" Suaranya menggema dalam ruangan itu, mulutnya tersenyum bangga dengan apa yang telah dia lakukan. Tangannya yang memegang sebuah pisau tak tahan untuk melemparkan pada sosok Akon yang sudah tak berdaya. "Aku Shaz Domino, Sternritter. Kekuatanku adalah..."

....

Di tempat lain, sebuah ledakan terjadi di langit Seireite, seolah memecah shakkonmaku dengan begitu paksa. Juha Bach, pemimpin invasi ini terlihat begitu kaget dengan apa yang terjadi di atasnya. Tak seperti pihak shinigami yang lain, Hirako, Hitsugaya, Matsumoto, Ikakku, Madarame, Oomaeda, Kensei, Mayuri, Hisagi, semuanya tahu siapa yang menyebabkan ledakan itu. Seorang yang telah mereka tunggu, seorang yang menjadi harapan bagi mereka. 

" Reiatsu-nya menghilang?!" Seorang Steirnritter yang berhasil mengalahkan Renji itu juga tak lepas dari kekagetannya. 

"Apa yang...?!"

Seolah terasa kehadiran sesosok itu telah membawa angin baru bagi Seireite yang sedang menangis. Kuchiki Byakuya, Rokubantai Taichou yang berhasil dikalahkan oleh As Nodt itu masih bernafas, walau tubuhnya sudah bermandikan darah, tubuhnya sudah tak berdaya tertahan oleh tembok di belakangnya. Namun dia masih berucap, dia masih kuat untuk berbicara pada sosok yang ada di depannya. 

"Apakah Rukia dan Renji selamat...?" Suaranya terdengar begitu lemah. 

"Ya." Sebuah jawaban terdengar dari sosok yang berdiri di depannya. "Mereka tak apa-apa. Mereka masih hidup."

".Begitu. Baguslah. Aku tak akan lama, walau menjadi taichou Gotei 13, aku tak bisa mengalahkan lawan yang menyerang Seireitei. Aku membiarkan banyak prajurit mati, menyebabkan penderitaan bawahan dan keluarga mereka... dan akhirnya aku dikalahkan begitu saja. Sungguh... memalukan."

Bibir bekunya dia paksa untuk berucap, untuk berkata sesuatu yang tak pernah dia katakan sebelumnya. Sungguh, keadaan tak berdayanya membuat dirinya lemah, membuat dirinya terlihat begitu lemah, bahkan di hadapan seorang manusia.

"Tapi kau manusia. Kau seharusnya tak terlibat semua ini, bahkan seharusnya kau tak di sini. Tapi aku ingin meminta sesuatu, mohon... maafkan perbuatanku yang hina ini."

Bangsawan itu masih bisa berkata, melanjutkan setiap potongan kalimatnya, seolah dirinya sudah tak bisa melakukan sesuatu lagi untuk Soul Society, bahkan untuk dirinya sendiri. Air matanya menetes, bercampur dengan air hujan yang juga menetes dari langit Soul Society, berduka dengan semua keadaan ini.

" Tolong lindungi Soul Society... Kurosaki Ichigo...!"

Ichigo hanya berdiri dihadapan Byakuya, wajahnya penuh dengan amarah. Dia tak menjawab permintaan Byakuya itu. Namun, semua orang di Soul Society pasti tahu apa yang akan dia katakan bila dirinya dipaksa untuk menjawab.

......

Di tempat lain, Sang Juha Bach masih berdiri di tempatnya, dia sudah tahu pelaku ledakan tadi. Rasa khawatir yang sempat tersirat diwajahnya kini telah hilang. Kakinya mulai melangkah, ingin meninggalkan tanah Soul Society yang telah hancur itu.

"Reiatsu ini..." Ucap sang Steirnritter yang selalu bersamanya.

"Ya. Kurosaki Ichigo." Koreksi Juha Bach. "Ayo. Kita harus pergi."

Kakinya kembali melangkah. Tapi, sesuatu terbang ke arahnya, menancap begitu saja di tanah yang tak jauh dari kakinya berpijak. Sebuah Zanpakutou berwarna hitam, rantai pendek tersambung ke saya-nya. Iya, Zangetsu. 

"Kau..." Ucap Juha Bach sedikit geram.

Sosok shinigami yang baru tiba itu kini berada di hadapan Juha Bach, mencoba menghalangi langkah musuh yang telah mengalahkan Genryuusai. Kurosaki Ichigo, kini dia berdiri tegap, tanpa rasa takut di hadapan Juha Bach dan Haschwald.

__________ Trans : Xaliber [English : Mangapanda]
___________ Deskrip : Angoez.
__ Please dont Repost or edit. You can use `share` icon.
_
spoiler Bleach chapter 513
Juha Bach vs Ichigo 
==========================

Juha Bach merencanakan untuk mengalahkan ichigo, namun tak ingin membunuhnya. Dia ingin membawa ichigo ke markasnya dan menjadikan Ichigo berada di pihaknya.

Juha bach menyerang Ichigo, namun Ichigo menghalau dengan Getsuga Tenshou.
Byakuya, termenung karena Ichigo tak menjawan permintaannya. Namun, dia yakin kalau Ichigo pasti akan melakukannya. Sisa Senbonzakura yang dia pegang perlahan pecah dan musnah. 
..Foto: Bleach 513
The Dark Moon Stroke

Byakuyaaaaaaaa

Lupa : takut nanya source-nya :p
masih dari orang yang sama btw :
http://tieba.baidu.com/p/1940764926

Bleach chapter 513
The Dark Moon Stroke
==========================
Pertempuran masih terus berlangsung. Setelah kekalahan sang pemimpin Gotei 13, kini sosok harapan itu tiba di Soul Society, menapakkan kakinya di tengah reruntuhan bangunan Seireite yang telah rata dengan tanah. Tak hanya harapan Gotei 13 yang dia genggam sekarang. Namun, sebuah permintaan dari seorang Kuchiki kini dia pikul di pundaknya. Sebuah permohonan terakhir dari seorang Byakuya, Rokubantai Taichou.
Byakuya masih tertunduk tak berdaya dengan tubuh berlumuran darah. "Tak ada jawaban. Tak apa. Dia memang seperti itu. Meski kau tak menjawab, aku tahu."

Tangan lemah Byakuya masih menggenggam erat pecahan Senbonzakura. Namun, perlahan terlihat dengan jelas retakan pada zanpakutounya itu semakin parah, hingga hancur tak bersisa, meninggalkan sosok tuannya yang juga tak berdaya sendirian di sana.

...
Di tempat lain, Ichigo berhasil menghentikan langkah Juha Bach dan Quincy yang selalu bersamanya itu. Juha Bach sedikit geram dengan gangguan kecil itu. Haschwald melangkahkan kakinya, mencoba untuk menyingkirkan sosok pengganggu di hadapannya.
"Yang Mulia, Biar..."
Juha Bach menghalangi langkah Haschwald. " Kurosaki Ichigo. AKu tak tahu bagaimana caramu, tapi cukup hebat juga kau bisa keluar dari penjaranya Kirge. Meski begitu... Apa kau berencana bertarung dengan luka seperti itu?" Ucap Juha Bach sedikit memuji. 
"Apa kau pemimpin musuh?"
Shinigami berambut orange itu akhirnya berucap, wajahnya masih menunduk seolah tak ingin memandang wajah musuhnya. Namun, terlihat dengan jelas kobaran api amarah di kedua matanya. 
""Musuh", ya. Ya, aku pemimpinnya. Tapi di saat bersamaan, aku juga bukan pemimpinnya."
"Jangan bercanda." Kini suaranya tak lagi pelan, dia berteriak, wajahnya juga terangkat menatap wajah Juha Bach. "Apa kau orang yang membuat Soul Society hancur berantakan?!?"
Sebuah tekanan roh menghancurkan segala di dekat Ichigo, reiatsunya meningkat tajam menimbulkan ledakan di belakangnya. Amarahnya kini benar-benar meluap. 
"Ya, itu aku." Ucap Juha Bach santai.
"...Yang Mulia."
" Kau bisa lihat sendiri Haschwald. Tidak ada pilihan lain. Ayo hancurkan dia."
Ichigo langsung melesat cepat ke arah Juha Bach, tatapan matanya begitu tajam seolah bila zanpakutou. Kedua tangannya langsung berayun, menciptakan menifestasi reiatsu yang berwarna hitam. Begitu besar, mengarah pada sang pemimpin Quincy.
"Getsuga..Tenshou!!!!"
Ledakan besar kembali terdengar untuk ke sekian kalinya di pertempuran ini. Asap membumbung tinggi di tempat Juha Bach berdiri. Ichigo terlihat sedikit lega dengan serangan pertamanya. Namun, tiba-tiba muncul sosok tangan dari tengah debu itu. Tangan Juha Bach yang langsung menarik Shikakushou Ichigo. Entah bagaimana caranya, tapi dia telah berhasil menghindar dari serangan sebesar itu. Juha Bach langsung membanting tubuh Ichigo ke tanah, membuatnya tak bisa bergerak. Tak menunggu waktu berlalu lebih lama, Juha Bach tak segan menusukkan pedang sucinya ke leher Ichigo.
"Dia masih bernafas. Bawa dia ke istana kita. Kita akan memulihkannya dan membuatnya bergabung dengan pasukan kita." Sang pemimpin itu kembali memberi perintah.
"Baik, Yang Mulia."
Tapi, sesuatu yang tak terduga terjadi di sana. Tubuh Ichigo tak mempan pada bilah tajam milik Juha Bach. Lehernya tak terluka, bahkan untuk sebuah goresan pun tak tampak di sana. Ichigo mempunyai kemampuan itu, membuat reishi mengalir ke pembuluh darahnya dan meningkatkan ketahanan tubuhnya.
" Mustahil.. Ini... Blut Vene..."
Juha Bach menatap tak percaya apa yang ada di bawahnya. Melihat dengan kemustahilannya seorang shinigami bisa mempunyai kemampuan seorang Quincy. Matanya kembali tak bisa dibohongi bila dirinya begitu terkejut. Dan kembali terjadi ledakan di sana, Ichigo kembali melancarkan sebuah serangan. 

Bersambung >>> Bleach chapter 14

spesial thank for Bleach Indonesia


Comments
1 Comments

1 komentar:

Maaf saya kurang paham dengan alur cerita tersebut

Posting Komentar

silahkan komentar disini, dan gunakan bahasa yang baik dan benar, dan juga saya beritahukan blog ini DOFOLLOW.