Laman

Mei 17, 2012

Alur Chapter Bleach 492

Bleach 492 Balancer's Justice
===========================


Ayon, makhluk buas yang dulu mengancam para shinigami, sekarang menghadapi Quincy: Vollstanding!!

"Lihat apa kau?" Ucap Rose agak kencang melihat makhluk besar di depannya terdiam dan memandang ketiga fraccion Harribel itu.

" Yang jelasa kurasa bukan sedang mengkhawatirkan kita..." Timbal Sung-sun dengan mulut masih bersembunyi dibalik lengannya.

"Jangan pedulikan kami. Maju Ayon." Ucapan Apachi sekarang lebih tenang dari sebelumnya. Seolah dirinya telah bisa mengendalikan emosinya.

Ayon, yang dari tadi hanya terdiam, tak bergerak, tiba-tiba menggeram, tekanan reiatsunya berubah secara drastis. Pasir di sekitarnya terbang berhamburan ke segala arah.

"Apa-apaan itu...?!" Ucap Ichigo yang hampir bersamaan dengan Sado.

" Dia adalah Ayon! Monster yang diciptakan dengan menggabungkan tangan kiri kami!! Dia sangat kuat dan tidak pandang bulu!!" Teriak Apachi. "Kali ini kalian bukan lawan kami! Kalau tidak mau mati, lebih baik kalian lari!! Shinigami!!"

"Monster sepertimu... tak akan bisa mengalahkan Vollstandi--" Ucap Opie santai. Namun, semuanya terlambat. Tinju Ayon telah lebih dulu mendarat ditubuh Opie, tangan besarnya itu membuat Opie terlempar ke atas. Geraman masih terdengar begitu keras dari mulut makhluk raksasa ini.

Keadaan beralih ke Soul Society. Tempat dimana para Vandenreich akan menggunakan kekuatannya untuk menghancurkan tempat ini. Mereka, para shinigami masih belum menyadari bahwa bahaya besar telah menunggu di depan langkah mereka.

Di suatu tempat di Soul Society.

"Bodoh!! Kalian seharusnya tidak di sini!!" Teriak seorang shinigami. "Kajoumaru-dairokuseki* ada di sana! Pergilah!!"
*Dairokuseki: 6th seat/pemilik kursi ke-6

"Siap." Balas Shino tidak kalah pelan.

"Shino-san, dia marah!" Ucap Ryu pelan.

"Aku tahu!! Kita tadi tertahan gara-gara kau tahu." Bentak Shino.

"Shino-san... Aku tidak mengerti kenapa kita harus melawan Quincy?" Tanya Ryu dengan nada pelan.

Shino, yang berlari di depan shinigami laki-laki itu menoleh dan berteriak. ""Apa katamu?!Jelas karena mereka mendeklarasikan perang pada kita!!" Tangan shinigami perempuan ini sambil menunjuk-nunjuk pipi Ryu.

"Aku tahu yang itu, tapi maksudku... Kenapa shinigami dan quincy bertarung satu sama lain?Pada akhirnya 'kan kita juga sama-sama mengalahkan hollow..." Jawab Ryu masih dengan ekpresi seperti sebelumnya.

"Kudengar... mereka tidak mengajarkan tentang hal ini lagi di kelas. Kelihatannya benar." Terdengar suara yang ikut menyambung pembicaraan mereka.

"Ka... Kajoumaru-dairokuseki!!" Shino begitu kaget melihat sosok atasannya tiba-tiba berada di depannya. Badannya langsung membungkuk meminta maaf. "Saya mohon maaf karena datang terlambat."

"Tidak apa. Belum ada peringatan lagi, mari bicara sebentar." Jawab shinigami yang menduduki peringkat ke-6 di divisi yang dipimpin Ukitake ini dengan santai. "Perbedaan terbesar antara shinigami dan quincy adalah cara mereka mengalahkan hollow. Shinigami menyucikan hollow dan mengirim mereka ke Soul Society. Sementara Quincy membunuh hollow, menghancurkan mereka dan jiwa mereka. Tahukah kalian kalau shinigami dulu disebut sebagai "penyeimbang"?"

Keduanya hanya bisa mengangguk dan mengatakan iya sebelum shinigami berkacamata ini melanjutkan penjelasannya.

"Nama itu menggambarkan inti dari pekerjaan shinigami. Keseimbangan roh di antara Soul Society dan dunia manusia selalu dijaga. Dan Dangai adalah "jarak" yang memisahkan mereka. Tanpa hal ini, keseimbangan di antara dunia ini akan goyah. Dan dua dunia ini akan bercampur. Shinigami mengirim roh dari Soul Society untuk bereinkarnasi ke dunia manusia. Dan menuntun roh dari dunia manusia ke Soul Society. Karena itu kita bisa melacak jumlah roh yang ada untuk menjaga keseimbangan. Inilah tugas kita sebagai shinigami." Ucapnya panjang lebar.

"Dan Quincy adalah orang-orang yang merusak keseimbangan ini. Quincy menghancurkan roh yang sudah jadi hollow. Dengan kata lain, roh yang sudah dikirim ke dunia manusia akan musnah tanpa kembali ke Soul Society. Dan keseimbangannya pun goyah karena jumlah roh hanya bertambah di dunia manusia. Jika dibiarkan, keseimbangan itu akan terganggu. Soul Society akan bercampur dengan dunia manusia. Dan dua dunia tersebut akan hancur." Lanjutnya.

Shino dan Ryu hanya terkejut mendengar penjelasan atasannya itu, seolah mereka belum pernah mendengar apa yang sebenarnya terjadi antara shinigami dan Quincy ini sebelumnya,

"Untuk mencegah hal ini, Soul Society sudah mencoba berdiskusi dengan para Quincy berkali-kali. Tapi setiap tawaran kita selalu ditolak. Negosiasi terus berlanjut, kadang berakhir dengan peperangan. Tapi Quincy tidak pernah mau menyerah. Dunia semakin dekat menuju kehancuran. " Lanjut Kajoumaru. "Akhirnya, setelah debat panjang di Soul Society, 200 tahun lalu diputuskan bahwa Quincy harus dimusnahkan. Tidak semua orang setuju tentang hal ini. Dan dendam dari menghabisi seluruh keluarga Quincy tidak akan pernah hilang Shinigami dan Quincy akan terus bertarung satu sama lain."

Kajoumaru menarik nafas setelah menjelaskan semuanya pada kedua bawahannya itu. "Kau sudah paham sekarang? Ryuunosuke Yuki."

"...Bolehkah aku...bertanya sesuatu...?" Gumam Ryu pelan. "Apakah para shinigami bertarung untuk alasan yang benar?"

Dengan pandangan datar Kajoumaru menjawab. "Kalau cuma ada satu pihak yang bertarung untuk alasan yang benar. Itu namanya "Pertahanan" atau "Penjajahan". Tapi ini "Perang"." Terdiam sebentar, "Dan semua perang terjadi ketika kedua belah pihak bertarung untuk alasan yang benar."

Keadaan kembali ke Soul Society, tempat pertarungan yang masih belum selesai. Ayon, monster mengerikan itu masih mengamuk. Opie tak diberi celah sedikitpun untuk menghindar, apalagi menyerang balik. Sambil menggeram keras, Ayon memukul, meremukkan, meremas, melempar, dan menghantamkan Quincy itu dengan mudahnya. Sementara itu, darah segar terlihat begitu banyak keluar dari mulut, kulit, bahkan hidung sang Quincy.

Inoue dan Sado-pun tak begitu percaya dengan apa yang dilakukan sang monster. Mereka bahkan tak tega dengan apa yang terjadi di depannya itu.

" Uuups. Kami bertindak terlalu jauh ya?" Ucap Apachi di depan sang Quincy yang terkapar jatuh. "Harus kuakui kau kokoh juga. Tubuhmu masih lengkap walaupun sudah dihajar Ayon berkali-kali."

Namun, tiba-tiba pedang reishi itu menancap di tubuh Apachi. Bilah tajam itu menembus tepat di dadanya. Apachi, hanya bisa terkaget sebelum tubuhnya roboh dengan benda tajam itu masih menancap di dadanya.

"Jadi begitu, mereka tidak memperingatkanku ada kekuatan seperti ini..." Ucap Opie dengan nada seperti biasa, tak telihat rasa ketakutan dibalik pandangannya. "Aku harus menyarankan Yang Mulia agar menyesuaikan tingkat kekuatan "Blut" kami.*"
*Blut = Darah

Sang Quincy kembali berdiri. Walau tubuhnya telah terluka cukup parah, sang Vandenreich ini masih bisa menyimpulkan senyum licik di antara bibirnya. Walau sayapnya sudah tak seperti awal tadi, rasa percaya diri masih terlihat jelas dari tatapan sang ketua ini. Mila-rose dan Sung-Sun hanya terbelalak tak percaya melihat apa yang terjadi di depan mereka.

"Tapi sebelum itu..." Ucap Opie masih dengan senyum liciknya. "Aku akan membunuh kalian. Secepat mungkin."
===========================
BERSAMBUNG >>> 493
===========================

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan komentar disini, dan gunakan bahasa yang baik dan benar, dan juga saya beritahukan blog ini DOFOLLOW.