Laman

Mei 05, 2013

Alur Chapter fairy tail 329 versi teks



gerbang eclips pun terbuka dan nagapun datang dari zaman 400 tahun yang lalu dua penyihir bintang lucy dan yukino berhasil menutup gerbangnya namun 7 naga menerobos masuk,
terlihat rogue sedang mengendalikan seekor naga yang ia tunggangi lalu Dari atas atap, Natsu mentap tajam ke arah naga yang Rogue tunggangi.
"Jadi kau masih hidup ya..." Rogue tak takut, dan kemudian memerintahkan naganya untuk menyerang.
[akankah dragon slayer menjadi harapan umat manusia]
"Bunuh dia!!!"

Naga itupun melesat, menabrak hancur bangunan yang Natsu pijak. Untungnya, Natsu cepat dan mampu menghindarinya. Ia kemudian balas menyerang dengan tinju apinya,

 namun Rogue yang adalah bayangan dengan mudah menghindarinya.



Natsu terjatuh, tapi tak lama ia bangkit kembali. "Lihat ke arah kota." pinta Rogue. Natsu melihat, dan tampak keadaannya begitu kacau, naga-naga mengamuk.

"Tak peduli apapun yang kau lakukan, semuanya sudah terlambat. Ini sudah berakhir." ucap Rogue.
"Apa sebenarnya tujuanmu!?" tanya Natsu geram

Fairy Tail Chapter 329
Tujuh Naga
===============

Di sisi lain, orang-orang juga tengah bertarung melawan naga. Namun kelihatannya, mereka kesulitan. "Mahluk apa mereka itu!? Ini tak ada bedanya dengan Acnologia!!" ucap Elfman. "Tidak, yang ini tidak seburuk itu." ucap Gray.

"Jadi kalian masih hidup setelah menerima seranganku tadi, ya?" ucap naga berlapis api itu. "Apa kalian penyihir?"


"Kami bukan sekedar penyihir." ucap Makarov. Tubuhnya kini sudah lebih besar dari ukuran naga itu.
"Kami adalah rekan yang terhubung ikatan yang disebut keluarga!!" Makarov memukul naga itu. Akan tetapi, "Uughh...." tangannya malah terbakar.

"Serangan master..."
"Tidak mempan!?"
"Mustahil..." ucap macau kaget


"Tak peduli kekuatan apapun yang kalian gunakan, kalian tak akan pernah mampu mengalahkan naga." ucap naga itu. "Selama kalian adalah manusia..." lanjutnya.

"Grooarrr!!!!" Naga di sisi Sabertooth juga mengamuk. "Kuat sekali..." ucap Sting. "Lecter, Frosch, diamlah di belakang." ucap Rogue. "Ya!" dua kucing itupun lari.

"Menurut ingatanku, kalian berdua pernah bilang kalau kalian pernah membunuh naga saat kalian masih kecil, kan?" ucap Rufus.

Sting dan Rogue terdiam. Kemudian, Sting menjelaskan...
"Itu setengah benar." ucapnya.



Saat itu, saat Sting masih kecil, ternyata naganyalah sendiri yang meminta untuk dibunuh.
 "Bunuh aku..." pintanya.
"Mana mungkin!? Untuk apa aku harus melakukannya!?" ucap Sting kecil.

"Seseorang yang menggunakan sihir Dragon Slayer akan menjadi lebih kuat saat bermandikan darah naga."



"Tapi... aku tak mau melakukannya." ucap Sting.
"Ayo, buktikanlah kalau kau telah menguasai sihi Dragon Slayer." ucap naga itu lagi, dan akhirnya Sting pun melakukannya.

"Sial..." ucap Sting saat mengingat-ingat masa-masa itu. Tak jauh berbeda dari Sting, Rogue juga begitu. "Skiadrum sakit. Aku hanya... diminta untuk segera membunuhnya."

"Huh, apapun itu, cepat gunakan sihir Dragon Slayer kalian untuk mengalahkan mereka!!" ucap Orga.
Tapi bagaimanapun, melakukannya pasti sulit.
"Aku tak menyangka kalau naga dengan kekuatan penuh akan jadi sekuat ini." ucap Sting.
"Tapi bagaimanapun, aku tetap ingin melindungi teman-temanku." ucap Rogue.



Kembali ke sisi Natsu, Rogue menjelaskan tujuannya.
"Apa kau masih ingat saat aku mengatakan kalau tujuh tahun dari sekarang, dunia akan dikuasai oleh naga? Tapi, naga-naga itu bukan datang dari gerbang. Yang memimpin mereka adalah Acnologia. Dunia dikuasai oleh Acnologia."

Natsu terkejut, sementara Rogue terus melanjutkannya.
 "Tak ada penyihir ataupun guild untuk melawannya. Orang-orang menghabiskan hari-hari mereka dalam ketakutan. Kemudian, aku mengembangkan suatu sihir untuk mengendalikan naga. Tapi... sihir itu tak bekerja pada Acnologia."



"Hanya naga yang bisa mengalahkan Acnologia. Apa karena itu kau memanggil naga-naga ini?" tanya Natsu lagi. "Tidak hanya itu." sahut Rogue.
"Kalau aku bisa mengalahkan Acnologia, maka aku akan menjadi raja dari para naga."

"Kau..." Natsu semakin kesal.

"Dan dengan itu, aku akan menjadi orang yang menguasai mahluk-mahluk mengerikan itu."

"Dari bau naga yang kucium, seharusnya hanya ada tujuh naga..."
"Tujuh naga sudah cukup untuk menjadikan dunia menjadi milikku!!" ucap Rogue.
"Tidak, kau sedang tidak beruntung!!" ucap Natsu.

Natsu melompat dan kemudian memukul punggung naga itu dari atas dengan tinju apinya. "Groarrrr!!!!!" sang naga berteriak kesakitan. "Apa!?"



"Apa itu!?" orang-orang di bawah bertanya-tanya. "Lihat, asalnya dari atas!!" mereka semua melihat ke udara dan kemudian Natsu berteriak sekeras-kerasnya, "Apa kalian bisa mendengarku!!? SIhir Dragon Slayer mampu mengalahkan naga!!!"

Rogue menutup telinganya kuat-kuat karena suara Natsu begitu keras. Apalagi, jarak mereka tak terlalu jauh.

"Itu suara Natsu!!" ucap Lucy. "Natsu!!"
"Natsu-san..."



"Totalnya ada tujuh Dragon SLayer!!" teriak Natsu lagi.
"Tujuh?" Gajeel bertanya-tanya.

"Dan juga, ada tujuh naga!! Sihir kita diciptakan untuk saat ini!! Dragon SLayer ada untuk bertarung di hari ini!!! Ayo semua maju!! Ayo kita buru para naga itu!!!" teriak Natsu.



Tapi tunggu dulu...
"Tujuh? Apa kau sudah menghitungnya dengan benar?" tanya Rogue. Dan memang, Dragon Slayer hanya Natsu, Gajeel, Wendy, Laxus, Sting, dan Rogue... totalnya hanya ada enam, lalu siapa lagi?


"Aku bisa mendengarnya." ucap Natsu.

Di sisi lain, di tempat Lahar dan Dranbalt, mereka membawa sesuatu. "Haah, haah... aku sudah membawanya." ucap Dranbalt, kelelahan karena terburu-buru.



"Maaf sudah membawamu sampai sejauh ini." ucap Lahar. "Naga-naga menyerang kota."
"Yaah, aku mendengarnya..." ucap orang yang mereka bawa.

"Karena itu, kami terpaksa meminta bantuanmu." ucap Dranbalt.

"Aku bisa mendengar semuanya, Natsu." ucap orang itu. Ternyata ia tak lain adalah Cobra,


ketujuh dragon slayer sudah ada disisni musuh masa lalu bisa menjadi teman terbaik, sebuah keajaiban telah kembali  dari kegelapan menuju cahaya

bersambung chapter 330 "zirconis magic"

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan komentar disini, dan gunakan bahasa yang baik dan benar, dan juga saya beritahukan blog ini DOFOLLOW.