Laman

November 14, 2012

Alur cerita Bleach chapter 516 veri teks 517

BLEACH Chapter 516
Sebelumnya
Tiba-tiba, seorang Ritetai melesat datang menghadap para taichou itu. Berlutut menandakan rasa hormat pada para taichou. " Saya ingin melapor." Ucapannya tak tegas seolah tertahan. "Kuchiki Byakuya, Rokubantai taichou... Dan Zaraki Kenpachi, Juuichibantai taichou... Berhasil selamat dari kematian. Namun sulit diketahui apakah mereka masih mampu bertanggungjawab sebagai taichou dan ada kemungkinan mereka tak akan bisa sadar."

"Pergi!" Bentak Sui Feng tiba-tiba. "Aku tak mau dengar itu sekarang!! Paham?! Soutaichou baru saja meninggal!! Apa lagi yang harus kita dengar?!"

"Hentikan." Ucap Kensei. "Kau menyedihkan."

"Menyedihkan?! Kau bisa bertingkah tenang begitu karena kau tak pernah suka soutaichou!!"

"Beraninya kau..."

"Hentikan, Sui Feng!!" Komamura meraung keras. Mencoba menghentikan tingkah mereka yang kekanak-kanakan. "Kau kira cuma kau satu-satunya orang yang kehilangan?!?"

Kemudian tepuk tangan terdengar diantara pertengkaran mereka. Semuanya kembali diam. Kyoraku Shunsui, penampilannya sedikit berubah, mata kanannya terluka dan sekarang dibalut oleh menutup mata.

"Sudaaah. Sudah sudah sudah sudah. Jangan bertengkar. Biasanya, kalau sudah seperti ini kalian semua akan dihajar Yama-jii. Dia akan bilang, memalukan sekali menangis dan marah-marah di depan peninggalannya. Ya, kan?" Ucap kyouraku sambil menahan sedihnya.

"Kyouraku, kau..." Ucap Sui Feng.

"Gotei 13 tidak dibentuk untuk menangisi yang sudah pergi atau merasa kasihan dengan Soul Society yang hancur. Gotei 13 dibentuk untuk melindungi Soul Society. Kita harus terus memandang ke depan. Karena kita adalah Gotei 13."


BLEACH Chapter 516
THE SQUAD ZERO
==============

Keadaan sudah mulai membaik. Kesedihan itu perlahan sudah bisa tergantikan oleh sembirat senyum tipis. Langit Seireite perlahan sudah kembali cerah, awan hitam yang menutup lagit bir

u perlahan menipis, menghilang membawa kesedihan mereka. Para korban yang terluka sudah teratasi oleh para shinigami Yonbantai. Kini, giliran mereka berperang, menyembuhkan para shinigami yang terluka, mengurangi para korban yang sudah banyak berguguran demi mempertahankan rumah mereka.

Di tempat lain, di dimensi yang berbeda dengan Soul Society. Terlihat keadaan yang begitu damai. Terasa begitu tentram tanpa sebuah kekacauan yang terjadi. Namun, kehancuran Soul Society telah mengusik ketenangan mereka. Memaksa mereka untuk melakukan sesuatu, menyuruh mereka untuk tidak diam saja melihat apa yang sudah terjadi. Keberadaan mereka, memang tak banyak yang tahu.

" Mari kita lihat. Apa mereka akan datang ke sini? Pasukan itu."

...

Kembali Ke Soul Society, masalah baru kembali muncul. Sebuah masalah yang tak bisa dianggap remeh. Memang, awalnya seakan hal itu dapat dengan mudah teratasi. Namun, bahkan seorang Mayuripun sepertinya terlihat begitu berat untuk masalah ini. Iya, Tensa Zangetsu yang patah itu masih belum bisa tergambung, masih terletak dengan rapi di salah satu ruangan milik Juunibantai.

"Mustahil???" Teriak ichigo terkejut mendengar ucapan dari Mayuri. "Kenapa?? Bukannya kau juga menghancurkan zanpakutou-mu kemudian dibetulkan lagi?"

"Bodoh." Jawab Mayuri pelan. "Aku tak membetulkannya. Aku mengubahnya."

" Untuk membetulkan zanpakutou kau butuh partikel roh pemiliknya, Reiatsu, dan waktu, untuk membaurkan keduanya. Itu saja." Lanjut Mayuri.

"...Oke. Jadi aku harus membetulkannya sendiri. Kalau begitu..."

"Dengar dulu sampai selesai. Itu kalau rusaknya pada saat wujud shikai. Kalau rusaknya pada saat wujud bankai, ceritanya lain." Kata-kata Mayuri terdengar semakin serius. " Bankai yang rusak tak akan bisa kembali seperti semula."

Wajah Ichigo langsung berubah, matanya menunjukkan rasa tidak percaya. Mulutnya tak bisa berucap walau satu kata pun.

"Tentu ada pengecualian." Lanjut Mayuri yang masih membelakangi ichigo, sibuk dengan layar monitor di depannya. "Misalnya Kokujou Tengen Myouou milik Komamura Sajin. Pemilik dan zanpakutounya saling terikat dengan kuat. Jadi ketika bankai-nya hancur, pemiliknya juga menerima terluka parah. Itu kelemahannya. Tapi di sisi lain, bila pemiliknya disembuhkan, maka zanpakutou-nya juga kembali seperti semula. Untuk tujuan penelitian, aku tahu bankai setiap shinigami. Dan sejauh ini cuma itu pengecualian yang kutahu. Bankai milik Madarame Ikkaku dihancurkan sewaktu bertarung dengan arrancar Eduard Liones. Dan walaupun Akon entah bagaimana berhasil memperbaikinya, bankai-nya tidak sekuat dulu."

Ichigo menyadari sesuatu. Hal yang baru dia dengar. "Bankai-nya Ikkaku...?!"

"Ups. Seharusnya aku merahasiakannya." Jawab Mayuri dengan wajah biasa saja. "Ya sudahlah."

"Jadi, bagaimana dengan Renji?" Tanya ichigo kembali. "Dia bilang bankai-nya rusak ketika bertarung melawan Byakuya..."

"Pernah menghitung jumlah taring pedang pada shikai-nya?" Jawab Mayuri dengan sebuah pertanyaan. "Bilah pedang dari Hihiou Zabimaru yang dihancurkan Kuchiki Byakuya masih hancur sejak saat itu."

"Apa.. kalau begitu bagaimana aku..." Ucapannya terhenti saat mendengar teriakan yang mendekat padanya. Tiba-tiba tubuhnya terdorong oleh sesuatu yang besar, mencoba memeluk dirinya. Ichigo mencoba melepaskan dirinya.

"Siapa kau?!"

"SIAPA???" Ucap sesosok yang mempunyai badan penuh dengan otot, kepalanya begitu kecil, menyerupai wajah seekor singa. "Aku tahu sudah lama sekali, tapi bisa-bisanya kau...?! Ini jelas!! Kau tak sadar?! Wajah tampan ini!! Wajah yang lebih tampan ini!!dan wajah tampan yang ini!!"

"Aku adalah King of Newyork, dengan kata lain.... Kon-sama!!" Ucapnya setelah semua penjelasan singkat dengan gaya nyentriknya.

"E-errh... Ya... memang sudah agak lama, tapi... ...Kau... Tumbuh besar..." Ucap Ichigo kebingungan.

"Diam!! Jangan sok berkata lembut supaya tak melukai perasaanku begitu!!" Sambung Kon. "Dengar, Ichigo!! Setelah masa-masa sulit yang kulewati..."

Namun, kata-katanya terhenti saat dirinya berubah kembali kecil, ke bentuk Kon yang dulu. Para shinigami juunibantai segera menangkapnya.

" Ya, ini aku." Ucap Mayuri tiba-tiba saat menerima sebuah panggilan. Seperti sebuah panggilan darurat untuknya.. "...Begitu. Benar. Ya sudah. Aku segera ke sana."

Tangannya langsung menekan tombol yang berada dibalik rambut(?)nya setelah selesai menerima panggilan itu. "Ikut aku, Kurosaki Ichigo. Kau harus bertemu mereka walau aku tak ingin."

"Zerobantai ada di sini."

Sesuai dengan perintah Mayuri, ichigo akhirnya pergi ke sebuah tempat di Seireite. Sebuah lapangan luas dengan tembok besar yang menjadi latar belakang. Di sana sudah berkumpul para taichou yang lain, menantikan sosok yang berada di atas mereka, yang mungkin menjadi harapan terakhir mereka setelah semua yang terjadi pada Gotei 13.

"Hirako!" Sapa Ichigo pelan pada sosok berambut kuning yang berada di depannya.

"Oh, Ichigo. Mau nonton? Aku tak menyarankannya sih."

"Dari mana Zerobantai muncul? Maksudku, kenapa mereka harus menunggu sampai Seireitei jadi begini? Di mana mereka biasanya?" Tanya Ichigo.

"Di istana Reiou" Timpal Kyouraku yang tak jauh dari mereka.

"Kyouraku-san... Istana Reiou? Bukan di dalam Seireitei?"

"Saat kau pertama datang ke sini, kau ingat dinding Seireitei yang jatuh dari langit? Berhubung belakangan sering terjadi masalah, dinding itu selalu mengelilingi Seireitei. Tapi sebenarnya dinding itu cuma turun bila ada keadaan darurat. Jad, kalau dinding itu cuma melindungi Seireitei saat darurat, apa yang biasanya dilindungi dinding itu?"

Tangan Kyoraku kemudian menunjuk ke langit. " Lihat mereka datang." Sebuah dentuman keras tiba-tiba terdengar menghantam tanah. Sebuah pilar raksasa terlihat turuh dari langit Seireite.

"Ini..." Ucap ichigo terheran menatap pilar raksasa yang berdiri tegak di depan para taichou.

"Tenchuuren. Bisa dibilang semacam kendaraannya Zerobantai." Jelas Kyouraku. " Anggota Zerobantai semuanya ada di dalam sana."


"Semuanya?! Di tempat sempit begitu...?!"

"Zerobantai tak punya serdadu. Semua 5 anggotanya adalah taichou. Dan... Jumlah kekuatan mereka melebihi seluruh kekuatan Gotei 13."

Lalu sebuah pintu terbuka dari pilar raksasa itu, menampakkan lima sosok taichou yang adalah para Zerobantai. Wajah mereka, masih begitu asing. Bahkan, inilah pertama kali ichigo melihat mereka. Sosok terkuat yang jauh melampaui Gotei 13, para pelindung Reiou, sang Royal Guard.


Bersambung Alur cerita Bleach chapter 517

Comments
0 Comments