Skip to main content

Alur cerita Bleach Chapter 507

Bleach 507
thank to : Komik Bleach Bahasa Indonesia

Bankai…? Sang Quincy berambut putih tampak sedikit bingung…
“Apa maksudnya itu… bagian kiri pedangnya hangus setelah mengeluarkan api bankai..”

“Jangan remehkan itu…” sahut sang ketua Quincy..
“Zanka no tachi adalah bankai yang menggabungkan seluruh kekuatan penuh si manusia api didalam pedang hangusnya itu..”
“ Satu tebasan dan semua ini berakhir..”

“Yang tertebas akan terbakar menjadi abu… itu adalh pedang dengan api yang luar biasa..” sambung Juha bach lagi..

“Memang..” jawab sang soutaichou..
“Kau sudah melihat bankai ini 1000 tahun yang lalu…”
“Apakah ini akan sama seperti 1000 tahun yang lalu…?” sambungnya tenang…

“Kau bisa mencobanya ditubuhmu sendiri…”
“ untuk mengetahui apakah akan sama seperti 1000 tahun yang lalu atau tidak…” ucap sang soutaichou tenang…

“Tenggorokan ku kering… “Ditempat ukitake tampak udara mulai berubah…

Oh… bibirku terluka… shinsui Kyouraku juga mulai merasakan sesuatu…

Ditempat kapten unohana… tampak air dipot bunganya mulai mengering…

Isane mulai mengeluh kulitnya mulai terasa kering…
“ Oh Isane..” sahut kapten onohana..
“Untuk pertama kalinya kau berkata seperti seorang wanita…” Canda sang kapten

“Apa… aku tidak bermaksud seperti itu..” jawab sang fuku panic

Walaupun bercanda…
didalam hatinya unohana berharap…
sang soutaichou segera mengakhiri pertarungan itu..
Sebelum soul society hancur oleh sang soutaichou sendiri

Ditempat pertarungan hitsugaya…
tampak daiguren hyourinmaru yang sedang digunakan sang stern ritter tampak mencair…
“sayang sekali ya…” sang kapten tampak tersenyum…
aku tidak bisa menggunakan hyourinmaru lagi…

Apakah kau tau…? Air disoul society perlahan mulai menghilang…

“:Siapapun tau…” ini pasti…” kekuatan” ( para kapten berpikir serempak )

Dari ZANKA NO TACHI……………………………………………………………

Sunyi.. senyap… Seperti bara api….





Bleach 507..

Api 3.





Tappppp…!!!! Tiba-tiba sang soutaichou bergerak menebas Juha bach dengan cepat….

“Dia menebas… tapi tidak ada api yang keluar…” pikir juha bach

“Bagaimana bisa… apakah bankainya telah berubah jika dibandingkan dengan 1000 tahun yang lalu…”

“Tapi tidak ada zanpakutou yang antara shikai dan bankai yang memiliki kekampuan yang berbeda…”
Kekuatan dari bankainya adalah api… tidak salah lagi….”

“Dalam hal ini…. Kemana apinya pergi…………”

Walaupun sambil berpikir… juha bach masih sempat menghindar..

Blaaaarrrrrr!!!!! Tiba-tiba saja tempat juha bach menghindar menjadi terbelah dah hancur…

Titik benar……

Zanka no tachi timur…

“kyoukujitsujin..” sang soutaichou berdiri gagah sambil mengenggam zanpanya…

“Semua panas dari apiku… Difokuskan di tepi pedang ini…”

“ Tidak membakar… tidak juga menyala…”

“Itu hanya meniup….”

“Segala yang disentuhnya… akan hilang tak bersisa….”

“Bahkan pertahanan vena blut Quincy mu pun tidak akan berfungsi mengahadapi ini… !!!” sang soutaichou berteriak sambil menyerang…
Membosankan sekali…” sahut juha bach tenang..

“Dengan kata lain.. “

“aku bisa menebas mu tanpa menyentuh pedang itu….”

Dan dengan cepat juha bach menebas sang soutaichou……

Tapi………………………

Ekspresinya berubah drastis..

pedang Quincy nyaa telah putus.. ( wowwww… sugoooiii sang soutaichou)

“kau terlalu yakin..” kata sang soutaichou

“dengarkan apa yang orang katakan…”

“aku bilang zanka no tachi timur…”

“dimana timur disitu juga ada barat…”

kemudian..

“aku kira.. aku akan membuatnya terlihat oleh matamu dengan baik..”


dan tiba-tiba saja tubuh sang soutaichou berubah menjadi api………

zanka no tachi barat….!!

ZANJITSU GOKUI (seragam penjara dari sisa matahari)

“Panas ini mencapai 1.500.000 celcius…” ( woooo owwww woooowww)

“Kau bahkan tidak bisa menyentuh ku..

ketika aku menggunakan bankaiku…” ucap soutaichou dengan tubuh membara,,,

“yang menjadi tubuh dan pedangku adalah.. pakaian dari api matahari”

Juha bach hanya bisa terbelalak melihat kekuatan sang soutaichou..


Bersambung ke >>> Bleach 508

Comments

Popular posts from this blog

laporan praktikum Bintik Buta

Lapoaran pratikum Biologi Bintik Buta Disusunoleh          : ·         Aldi Sanjaya ·         Asep Saepul M ·         Candra Riswanto ·         Ilham Maulana ·         Lutfi Rizki S ·         Muhammad Resha G ·         Rafii Abdul Rafi ·         Saepul Malik ·         Sucipto Rizki S ·         Teten Muhammad Z SMA NEGERI 1 SINGAPARNA Jln. Pahlawan KHZ mustofatelp.(0265)545203, Singaparna 46416 TASIKMALAYA fax. (0265)541499 E-mail: smanspang@yahoo.co.id website: Smanspa.sch.id BintikButa 1.1 Tujuan Mengetahui adanya bintik buta           ...

Lapoaran pratikum Biologi Kapasitas pernapasan paru-paru

Lapoaran pratikum Biologi Kapasitas pernapasan paru-paru Disusun oleh         : ·         Aldi Sanjaya ·         Asep Saepul M ·         Candra Riswanto ·         Ilham Maulana ·         Lutfi Rizki S ·         Muhammad Resha G ·         Rafii Abdul Rafi ·         Saepul Malik ·         Sucipto Rizki S ·         Teten Muhammad Z SMA NEGERI 1 SINGAPARNA Jln. Pahlawan KHZ mustofatelp.(0265)545203, Singaparna 46416 TASIKMALAYA fax. (0265)541499 E-mail: smanspang@yahoo.co.id website: Smanspa.sch.id Kapasitas pernapasan paru-paru A.    Tujuan ·          Menget...

ALUR CERITA CHAPTER NARUTO 581

ALUR CERITA CHAPTER NARUTO 581. PENDUDUK KONOHA COVER: "DUA BERSAUDARA MENUNJUKKAN KEKUATANNYA MASING-MASING" __________________________________________ Tekz Version By: Yusril Ahmat Kabuto sementara Mundur kebelakang Setelah sebelumnya dipertempuran, Salah satu Tanduk Kabuto ditebas Itachi Hingga patah.. Kali Ini mereka Terlibat percakapan yg mana Kabuto mencoba menghasut Sasuke pd Itachi, “Lucu sekali, melihat kalian Sekarang bisa bekerjasama seperti ini.. Padahal dulu kau sangat membenci Kakakmu.. Aku tahu pasti ada sesuatu yg terjadi saat kau mengalahkan Itachi, tp aku tdk mengerti apa yg kau ketahui dari org yg sudah mati seperti Dia..!?”Tutur Kabuto. Sasuke Sesaat melirik ke Arah Itachi, Lalu menanggapi Perkataan Kabuto. “...Tentang KEBENARAN..!!”ucapnya, Namun Itachi hanya Terdiam dgn Pandangan terfokus pada Kabuto. “Ohh jadi itu, Hmmm dari cara bicaramu, sepertinya kau hanya ingin mengetes Itachi...!?”kata Kabuto sembari berfikir, Kemudian melanjutkan P...