Warga Dusun Minoyo, Kayen, Pati melaporkan penemuan adanya bangunan cagar budaya di desanya. Berdasarkan penelitian Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta akhirnya diketahu bahwa bangunan tersebut adalah peninggalan lama yang usianya diperkirakan lebih tua dari Candi Borobudur.
Menurut Ketua tim peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta Rita Istari.
"Berdasarkan ukuran batu batanya, kedua bangunan yang merupakan kaki candi tersebut diperkirakan dibangun pada abad 7 atau abad 9," ujarnya di Pati, Selasa (17/7).
Selain itu, lanjut dia, usia bangunan tersebut diperkirakan lebih tua dari bangunan Candi Borobudur dan tergolong sebagai temuan baru. Candi dengan struktur bata, katanya, banyak dijumpai di wilayah Jatim, sedangkan untuk wilayah Jateng merupakan temuan langka dan dinilai luar biasa”.
Untuk memastikan usia bangunan tersebut, harus ditemukan terlebih dahulu prasasti yang menunjukkan tahun, maupun huruf-huruf pada dua bangunan kuno tersebut.
Hasil ekskavasi pada dua bangunan kuno tersebut, memang menunjukan kaki bangunan candi. Sebetulnya, lanjut dia, sebuah bangunan candi terdiri dari tiga bagian, yakni pondasi bangunan paling bawah, kaki candi, tubuh dan atap candi.
Tubuh dan atap candi di Desa Kayen tersebut, katanya, sudah hilang. "Akan tetapi, temuan ini cukup luar biasa karena bisa ditemukan di daerah pedesaan," ujarnya.
Dengan temuan tersebut, di Kabupaten Pati memiliki potensi ada bangunan candi Mataram Kuno maupun Mataram Hindu. Terkait dengan hilangnya tubuh dan atap bangunan candi, diperkirakan karena faktor usia bangunan yang sudah tua serta pengetahuan masyarakat setempat yang sangat minim terkait bangunan bersejarah tersebut, sehingga banyak masyarakat yang memanfaatkan temuan benda-benda kuno tersebut.
Seharusnya, kata dia, Dinas Pariwisata Kabupaten Pati memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya serpihan benda-benda kuno untuk diteliti sebagai penguatan dalam penelitian.
Penemuan tersebut berdasarkan laporan warga tentang adanya batu bata berukuran besar di arela persawahan Dusun Minoyo, Kayen, Pati. Tim yang mengidentifikasi temuan tersebut memperkirakan bangunan tersebut berasal dari zaman Mataram kuno. Dalam pengamatan tim ditemukan struktur batu bata yang ada pada bangunan cagar budaya itu masih tertata. Di lokasi ditemukan pula arca, serta artefak dari logam dan keramik. Hingga saat ini, tim peneliti baru menemukan dua bangunan candi. Mereka memperkirakan masih ada kemungkinan ditemukan candi-candi lainnya lagi di wilayah lokasi desa Kayen
Telah di temukan Dua bangunan kaki candi di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kedua kaki candi tersebut diperkirakan merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno, sahut
sumber :facebook.com/Koran.Fesbuk
mediaindonesia.com/read/2012/07/07/333864/289/101/Ditemukan_Candi_Mataram_Kuno_di_Pati
sudah followback 171 Bro thx
ReplyDeletehttp://unikdong.blogspot.com/
iya sama-sama
Deletebrarti kebudayaan indonesia trnyta jauh lebih maju dari pada belahan dunia lain waktu itu.. :)
ReplyDeleteiya :)
Deleteterimakasih atas kunjunganya
apanya yg dikoleksi ? :)
ReplyDeleteBagus sob artikelmu, SALAM SUKSES :)
ReplyDeletedari http://c-djogja-b.blogspot.com/
thank sobat semoga bermanfaat
Deletenice sob..
ReplyDeletethank sobat
ReplyDelete